Ciptakan Pemilu Damai, Pemprov Jateng Konsolidasi dengan Partai Politik Peserta Pemilu

Media Digital
Media Digital Jum'at, 12 Januari 2024 16:17 WIB
Ciptakan Pemilu Damai, Pemprov Jateng Konsolidasi dengan Partai Politik Peserta Pemilu

Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana dalam acara Pengembangan Indeks Demokrasi Jawa Tengah di Hotel Grasia, Kota Semarang, Jumat (12/1/2023). - ist/Humas Jateng

SEMARANG–Seiring dengan kian dekatnya pelaksanaan Pemilu 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengumpulkan partai politik peserta pemilu 2024 di wilayahnya. Pengumpulan partai politik itu sebagai upaya konsolidasi guna menciptakan pemilu damai.

“Kegiatan yang kami lakukan ini dalam rangka silaturahmi, dan boleh dikatakan konsolidasi, dalam rangka menciptakan Pemilu 2024 damai di Jateng," kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana usai acara Pengembangan Indeks Demokrasi Jawa Tengah di Hotel Grasia, Kota Semarang, Jumat (12/1/2023).

Dalam kesempatan itu, Pemprov Jateng mengundang 18 partai politik. Selain itu juga mengundang Forkopimda, Ketua DPRD, KPU Jateng, dan Bawaslu Jateng.

Nana menyatakan mendekati pelaksanaan pemilu, tingkat kontestasinya diperkirakan akan semakin meningkat. Oleh karena itu, peningkatan suhu politik ini harus diantisipasi.

Langkah  Pemprov Jateng yang dilakukan sebagai upaya antisipasi itu adalah merangkul semua pihak, termasuk partai politik peserta pemilu agar tercipta situasi yang kondusif.

Menurut dia,  partai politik memiliki peran penting untuk memberikan edukasi politik kepada masyarakat, sekaligus menciptakan iklim politik yang kondusif.

BACA JUGA: Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Sleman hingga Akhir Februari 2024

Apalagi, pada 21 Januari–10 Februari 2024 nanti sudah dimulai pelaksanaan kampanye dengan metode rapat umum. Oleh karena itu, partai politik didorong mampu mengendalikan simpatisannya.

“Parpol perlu memberikan imbauan-imbauan untuk mengikuti aturan yang ada, dan juga untuk menciptakan pemilu damai tersebut," jelasnya.

Nana mengatakan upaya menyukseskan penyelenggaraan pemilu adalah tugas bersama. Baik penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP), pemerintah, TNI,  Polri, peserta pemilu, serta masyarakat. Maka, pihaknya senantiasa membangun kerja sama yang solid dengan semua pihak.

Dibeberkan dia, ada empat indikator bahwa pemilu berjalan sukses, yaitu partisipasi masyarakat yang tinggi, kesuksesan di setiap tahapan pemilu, terjaganya iklim yang kondusif, dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat berjalan tanpa gangguan. (***)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online