Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Mukhtaruddin Usman, CEO Media Aceh, unggul tipis atas pesaingnya, Zulfikar, pemilik Media FA News. Dari total 37 suara sah, Mukhtaruddin meraih 19 suara, sedangkan Zulfikar memperoleh 18 suara. Selisih satu suara tersebut mengantarkan Mukhtaruddin kembali memimpin SPS Aceh untuk periode berikutnya./ Ist
BANDA ACEH—Musyawarah Daerah (Musda) III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh yang digelar di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (30/7/2026), berlangsung sengit, dinamis, dan penuh warna. Forum tertinggi organisasi perusahaan pers di Aceh ini menjadi ajang adu gagasan sekaligus pertarungan demokratis yang berlangsung ketat.
Mukhtaruddin Usman, CEO Media Aceh, unggul tipis atas pesaingnya, Zulfikar, pemilik Media FA News. Dari total 37 suara sah, Mukhtaruddin meraih 19 suara, sedangkan Zulfikar memperoleh 18 suara. Selisih satu suara tersebut mengantarkan Mukhtaruddin kembali memimpin SPS Aceh untuk periode berikutnya.
Sidang Musda dipimpin Ketua Steering Committee (SC) Muhammad Saleh, pimpinan Media Modus Aceh, didampingi Barlian dan Safrizal. Persidangan berlangsung alot dan diwarnai perdebatan panjang, terutama terkait mekanisme pencalonan dan tata tertib pemilihan.
Suasana sempat memanas ketika salah seorang peserta, Tarmilin, menyampaikan pandangannya dengan nada tinggi. Beberapa peserta lain dari pihak yang sama bahkan berdiri untuk menyampaikan interupsi. Forum pun beberapa kali diskors guna meredam ketegangan sekaligus mencari titik temu.
Dalam proses pencalonan, Tarmilin yang sebelumnya digadang-gadang maju sebagai calon ketua dinyatakan tidak memenuhi syarat. Keputusan tersebut sempat memicu perdebatan. Namun, Tarmilin menunjukkan sikap legawa dengan menerima hasil forum. Bersama Azhari, ia kemudian mengusulkan Zulfikar sebagai kandidat, sehingga kontestasi mengerucut pada dua nama, yakni Zulfikar dan Mukhtaruddin Usman.
Memasuki tahap pemungutan suara, dinamika kembali menguat. Kubu Zulfikar menginginkan pemilihan dilakukan secara tertutup, sedangkan kubu Mukhtaruddin menghendaki pemilihan secara terbuka. Setelah melalui pembahasan, suasana kembali kondusif dan proses pemilihan berlangsung tertib.
Para peserta menggunakan hak pilihnya secara hati-hati dan penuh tanggung jawab. Proses penghitungan suara disaksikan langsung oleh seluruh peserta, menciptakan suasana hening yang dipenuhi rasa penasaran.
Hasil penghitungan menunjukkan Mukhtaruddin Usman unggul dengan perolehan 19 suara, sementara Zulfikar memperoleh 18 suara. Selisih tipis tersebut memastikan Mukhtaruddin kembali dipercaya memimpin SPS Aceh.
Tipisnya selisih suara mencerminkan kuatnya persaingan sekaligus tingginya partisipasi anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Meski berlangsung ketat, seluruh rangkaian pemilihan berjalan tertib, transparan, dan tetap berada dalam koridor demokrasi.
Para peserta Musda yang merupakan perwakilan perusahaan pers di Aceh juga menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan tidak mengurangi semangat kebersamaan yang justru semakin menguat setelah pemilihan usai.
Kemenangan Mukhtaruddin Usman disambut dengan apresiasi dari peserta Musda. Sejumlah pihak berharap kepemimpinannya mampu memperkuat soliditas internal organisasi sekaligus meningkatkan peran SPS Aceh dalam menghadapi tantangan industri pers yang semakin kompleks, khususnya di era digital.
Dalam sambutannya usai terpilih, Mukhtaruddin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh pihak, termasuk kompetitornya, demi memperkuat organisasi.
"Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan kita bersama. Saya mengajak seluruh anggota SPS Aceh untuk bersatu, menjaga kekompakan, dan bersama-sama memajukan perusahaan pers di Aceh," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, profesionalisme media, serta menjaga independensi pers di tengah derasnya arus informasi yang semakin cepat dan kompetitif.
Musda III SPS Aceh tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi. Forum ini diharapkan mampu memperkuat peran perusahaan pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan tepercaya kepada masyarakat.
Dengan kembali terpilihnya Mukhtaruddin Usman, SPS Aceh diharapkan semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar dalam mendorong kemajuan pers daerah, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta menjaga integritas dan profesionalisme insan pers di Aceh. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.
BPBD Kulonprogo mulai mendistribusikan air bersih sejak awal Juli 2026 akibat kekeringan. SK Siaga Darurat disiapkan untuk mengakses dana BTT.
Eko Suwanto Desak Pemda se-DIY Wujudkan Sungai Aman Bencana dan Antisipasi Dampak Musim Kemarau
Menperin Agus Gumiwang menyebut Indonesia tengah bertransformasi menjadi basis produksi otomotif. Produksi kendaraan nasional tumbuh 11,3 persen pada semester I