Pertamina Patra Niaga Hadirkan BBM Assist, untuk Layanan BBM yang Personal
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menghadirkan inovasi Pertamina BBM Assist, chatbot berbasis WhatsApp yang membantu pelanggan
Capres nomor urut kedua Prabowo Subianto saat menjumpai para relawan. Istimewa
JAKARTA—Lembaga Survei Indonesia Polling Station (IPS) merilis temuan terbarunya pada Selasa (16/1/2024). Hasilnya, mayoritas responden ingin Pemilu 2024 digelar cukup dalam satu putaran.
Dalam pertanyaan "Apakah Anda setuju atau tidak setuju seandainya pilpres berlangsung dalam satu putaran saja?", sebanyak 70,2% responden setuju jika pesta rakyat itu selesai dalam satu putaran.
"Mayoritas publik sebanyak 70,2 persen responden mengaku setuju apabila pilpres selesai dalam satu putaran saja," kata peneliti senior IPS, Alfin Sugianto dalam paparannya secara daring.
Sementara, sebanyak 15,6% responden mengaku tidak setuju dengan pilpres yang hanya berlangsung satu putaran dan sisanya 14,2% responden menjawab tidak tahu atau undecided.
BACA JUGA: Hasil Survei IndexPolitica: Elektabilitas Gerindra Paling Tinggi
Alfin menjelaskan bahwa alasan dari mayoritas publik memilih satu putaran pemilu yaitu hemat biaya dan efektivitas waktu. Mengingat, penyelenggaraan pemilu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan tidak sebentar.
"Hasil analisis IPS mengindikasikan bahwa mayoritas publik setuju pilpres berlangsung satu putaran adalah untuk menekan atau menghemat anggaran dan mengefektifkan waktu," ujarnya.
Survei IPS berlangsung pada 7-14 Januari 2024 pada 1.220 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (multi-state random sampling ). Teknik wawancara melalui telepon berpedoman kuesioner di 38 provinsi dengan margin of error +/- 2,8% dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menghadirkan inovasi Pertamina BBM Assist, chatbot berbasis WhatsApp yang membantu pelanggan
Kredit UMKM DIY mencapai Rp27,50 triliun pada Agustus 2026, tetapi melambat 2,05%. OJK mencatat NPL UMKM mencapai 8,32%.
DPRD Bantul menyoroti potensi pemangkasan TKD pada 2027 setelah anggaran tahun ini dipangkas lebih dari Rp150 miliar.
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
Pemkot Jogja menyiapkan bantuan biaya pengobatan bagi korban kericuhan Malioboro ber-KTP Jogja yang belum tercover pembiayaan kesehatan.
Lima tokoh dan kelompok seni budaya Kulon Progo menerima penghargaan 2026 atas kiprah mereka melestarikan tradisi dan kesenian lokal.