Memetri Kaistimewan DIY Digelar di Bantul, Ada Aksi Donor Darah Loh!
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY RA Yashinta Sekarwangi Mega (tengah) saat kampanye Grebek Pasar di 20 pasar tradisional wilayah Bantul. Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Untuk memperjuangkan kesejahteraan dan keberlanjutan ekonomi rakyat, RA Yashinta Sekarwangi Mega calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY mengambil inisiatif untuk mengkampanyekan pentingnya merawat dan menghidupi pasar tradisional. Kampanye ini dilaksanakan melalui kegiatan yang dinamakan "Grebek Pasar" di 20 pasar tradisional wilayah Bantul.
Dalam siaran pers yang disampaikan, Yashinta menekankan bahwa pasar tradisional memiliki peran strategis dalam ekonomi rakyat. Pasar-pasar ini tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk berkembang.
Melalui keberadaan pasar tradisional, Yashinta berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal serta menciptakan lingkungan ekonomi yang inklusif. "Saya memahami bahwa pasar tradisional adalah pusat kegiatan ekonomi di banyak daerah, dan mereka berkontribusi besar terhadap pendapatan masyarakat setempat," katanya, Senin (22/1/2024).
"Oleh karena itu, kita perlu merawat dan mendukung keberlanjutan pasar tradisional sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya dan ekonomi rakyat," tambah Yashinta.
BACA JUGA: Kunker Jokowi ke Jateng Dituding Mengekor Kampanye Capres, Istana Membantah!
Grebek Pasar yang dilakukan Yashinta di wilayah Bantul bukan hanya sekadar kampanye, tetapi juga sebagai bentuk interaksi langsung dengan para pedagang dan konsumen. Dalam kegiatan tersebut, Yashinta berdialog dengan para pedagang, mendengarkan berbagai masukan, serta menyampaikan program-programnya yang fokus pada pembangunan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat.
Yashinta juga menyoroti pentingnya memperkuat regulasi dan infrastruktur pendukung untuk pasar tradisional. Dirinya berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan pasar tradisional.
"Saya percaya bahwa dengan memperkuat pasar tradisional, kita dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan secara keseluruhan memberdayakan ekonomi rakyat," ungkapnya.
BACA JUGA: Peserta Kampanye Diimbau Tidak Libatkan Massa dari Luar Daerah, Bisa Kena Pidana Pemilu
"Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas kita bersama untuk merawat dan memajukan pasar tradisional sebagai aset ekonomi dan budaya yang sangat berharga," tambah Yashinta.
Dengan menyelesaikan kampanye "Grebek Pasar" ini, Yashinta berharap dapat menginspirasi masyarakat dan orang muda secara khusus serta pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan pasar tradisional sebagai salah satu fondasi utama kemajuan ekonomi daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
AC Milan menang 4-2 atas Manchester United pada laga pramusim 2026/27 setelah sempat dua kali tertinggal di Wroclaw Stadium.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.