ASUS ExpertBook P3 G1, Laptop Bisnis Ideal Berbasis Intel Core Ultra
Performa Intel Core Ultra, keamanan kelas bisnis, dan ketahanan MIL-STD-810H dalam laptop kerja yang ringan dan terjangkau untuk profesional
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/1/2024). Antara/Aris Wasita
JOGJA—Setelah mendapat masukan dari berbagai kalangan, termasuk para petani, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka akan menghapuskan program kartu tani.
Saat berkampanye ke berbagai daerah di Pulau Jawa, Gibran mengatakan mendapat banyak masukan dari masyarakat, salah satunya petani. Menurut petani, program kartu tani justru menyulitkan petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah. Adapun kartu tani merupakan program Kementerian Pertanian pada 2016 dan diperuntukan petani di wilayah Jawa.
"Kami ada rencana menghapus Kartu Tani. Kami enggak pengen menyusahkan para petani. Kami enggak pengen subsidi pupuknya tidak tepat sasaran," kata Gibran ke para petani saat dialog Gibran Mendengar di Tegal, Jawa Tengah, Senin (29/1/2024).
Gibran berjanji masalah distribusi pupuk dan kartu tani akan diselesaikan secara sistemis dan menyeluruh jika mereka terpilih nanti. "Terkait petani, hampir seluruh kota ini komplain masalah pupuk. Ini nanti kami tindaklanjuti lagi, nggih? Yang jelas, nanti kami perbaiki sistemnya, terutama Kartu Tani tadi, biar lebih tepat sasaran,” ujar Gibran.
Baca Juga
Prabowo-Gibran Jadi Pasangan Pertama yang Temui Sultan, TKD Yakin Menang Satu Putaran
TKN Prabowo-Gibran: Gibran Bakal Berikan Sejumlah Kejutan
Kunjungi Manggarai Barat, Ini Pesan Gibran untuk Masyarakat
Meski berencana menghapuskan kartu tani, bukan berarti Gibran tak peduli dengan petani. Bersama calon presiden (capres) Prabowo, Gibran juga telah menyiapkan berbagai program untuk petani. Misalnya, menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida langsung ke petani. Upaya ini sebagai bentuk mewujudkan swasembada pangan serta menjalankan agenda reformasi agraria untuk memperbaiki kesejahteraan petani dalam arti luas sekaligus mendukung peningkatan produksi di
sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan, dan kelautan.
Dari sisi impor, Gibran juga akan memperkuat tata kelola impor pangan pokok dan utama agar
lebih efektif dan optimal sehingga tetap mampu menjaga stabilitas dan kepastian harga di tingkat
petani, terutama di saat panen raya. Tak hanya itu, paslon dua ini juga memedulikan kesejahteraan petani dengan menyediakan beasiswa bagi putra-putri petani, nelayan, guru, dan buruh, untuk melanjutkan jenjang pendidikan S1 hingga S3. Dikutip dari visi misi paslon dua, seluruh program ini dipersiapkan agar para petani dapat tersenyum karena mendapati harga jual produk mereka bagus serta kehidupan sosial mereka juga terjamin. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Performa Intel Core Ultra, keamanan kelas bisnis, dan ketahanan MIL-STD-810H dalam laptop kerja yang ringan dan terjangkau untuk profesional
Kepala BNNP DIY mengingatkan 524 siswa SMKN 1 Ponjong mewaspadai modus peredaran narkotika melalui vape dan titipan barang saat pemagangan luar negeri.
Kemenhub mengalokasikan Rp10,90 triliun untuk keselamatan transportasi dari pagu anggaran 2027 sebesar Rp32,93 triliun.
Ditjenpas Jabar menyebut belum menemukan indikasi Ferdy Sambo mendapat fasilitas khusus di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Komisi XIII DPR segera memanggil pejabat Imipas untuk menindaklanjuti temuan fasilitas berstandar apartemen di Lapas Cibinong.