8 SPPG di Gunungkidul Belum Beroperasi, Ribuan Siswa Tunggu MBG
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
Ilustrasi uang rupiah - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memastikan tidak ada masalah berkaitan dengan anggaran Pilkada 2024. Total kebutuhan dana untuk pelaksanaan mencapai Rp58,5 miliar.
Subkoordinator Perencanaan Anggaran, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Agus Hidayatno mengatakan, hibah anggaran Pilkada 2024 sudah disepakati sebesar Rp58,5 miliar. Rinciannya, dana sebesar Rp44,75 miliar untuk penyelenggaraan di KPU dan sisanya sebesar Rp13,75 miliar untuk pengawasan di Bawaslu.
Dia menjelaskan, pencairan anggaran pilkada dilakukan dalam dua termin. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri No.900.1.91/435/SJ tentang Pendanaan Pilkada 2024.
Didalam ketentuan ini dijelaskan, pemkab harus mengalokasikan anggaran sebesar 40% dari total kebutuhan di 2023. Dayat mengatakan, Pemkab Sleman sudah mematuhi aturan tersebut dengan mencairan anggaran ke KPU dan Bawaslu. “Yang diberikan ke KPU di 2023 sebesar Rp17,9 miliar dan untuk Bawaslu sebesar Rp5,5 miliar,” katanya.
Menurut dia, pencairan menyisakan 60% dan alokasi sudah dipersiapkan dan siap dicairkan. Adapun kekurangan yang belum diberikan sebesar Rp26,85 miliar ke KPU Sleman dan Bawaslu Sleman sebesar Rp8,25 miliar. “Anggarannya sudah ada, tapi untuk detail pencairan yang menangani tim di Kesbangpol,” katanya.
BACA JUGA: Pilkada 2024: Parpol di Sleman Masih Malu-malu Kucing
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ketahanan Nasional, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman, Achmad Raharjo mengatakan untuk anggaran pilkada tidak ada masalah. Pasalnya, sisa anggaran yang belum diberikan akan segera dicairkan.
Menurut dia, pemkab masih memiliki kewajiban menyerahkan 60% anggaran pilkada ke KPU dan Bawaslu. Total besaran belum diberikan mencapai Rp35,1 miliar. “Untuk alokasi Rp23,4 miliar sudah diberikan di 2023,” kata Jojo, sapaan akrabnya.
Ia mengungkapkan, untuk termin kedua sebesar 60% sudah dalam persiapan pencairan. Adapun proses masih menunggu pengesahan melalui Surat Keputusan Bupati Sleman. “Masih proses dan kami menyakini anggaran termin kedua bisa dicairkan pada bulan ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.