638.000 Pekerja di DIY Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ahli Waris Didorong Mandiri
Sekitar 638.000 pekerja di DIY menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. BPJS juga mengembangkan PEKA untuk memberdayakan ahli waris.
Reno Candra Sangaji, saat mengembalikan formulir penyaringan sebagai salah satu bakal calon Wakil Bupati Sleman yang akan maju pada Pilkada Sleman 2024 mendatang di Partai Golkar, Selasa (23/4/2024). Ist/dok.pribadi
Harianjogja.com, SLEMAN-Reno Candra Sangaji, menjadi salah satu bakal calon Wakil Bupati Sleman yang akan maju pada Pilkada Sleman 2024 mendatang.
Lurah Condongcatur Kapanewon Depok Sleman ini sudah mengambil formulir pendaftaran sebagai salah satu kandidat di Partai Golkar.
Kepada Harian Jogja, Kamis (25/4/2024) Reno mengakui jika ia mengikuti tahapan seleksi bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) untuk Partai Golkar. "Saya sudah mengambil formulir pendaftaran sebagai (calon) wakil bupati di Partai Golkar. Baru partai Golkar yang buka pendaftaran," katanya.
Reno mengaku akan fokus mengikuti setiap tahapan penyaringan yang dilakukan Partai Golkar. Sebabnya, lanjut Reno, masih banyak tahapan seleksi yang harus dijalankan. "Saya fokus (ikut) di tahapan penyaringan Golkar dulu, karena Golkar yang baru membuka peluang (pendaftaran)," katanya.
Ia mengaku mempersiapkan seluruh ketentuan yang dipersyaratkan oleh Partai Golkar. Termasuk, kata Reno, menyiapkan tim-tim pendukung sosialisasi dirinya untuk mengikuti kontestasi Pilkada Sleman 2024 seperti di tim media sosial dan lainnya.
"Jadi mohon doa restunya untuk masyarakat Sleman. Bismillah. Kami mewakili generasi muda Sleman bisa maju untuk memberi warna baru pelaksanaan Pilkada di Sleman," katanya.
Dijelaskan Reno, persiapan mendaftar sebagai kandidat bupati/wakil bupati pada Pilkada tahun ini sudah matang dan jauh lebih baik dibandingkan saat ia mengikuti proses penyaringan di Pilkada 2020 silam. Ia optimis bisa mendapatkan rekomendasi sebagai salah satu kandidat di Pilkada 2024.
"Kalau kemarin (Pilkada 2020) persiapannya mungkin kurang maksimal tapi tahun ini kami perbaiki. Kami bersama tim terus bekerja dan bekerja lagi sampai nanti lolos dapat rekomendasi," ujar Reno.
Selain Reno, bakal kandidat Bupati dan Wakil Bupati yang juga mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Golkar terdapat mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya dan politisi Golkar Nurcholis Suharman.
Ketua DPD Golkar Sleman Janu Ismadi mengatakan formulir yang sudah dikembalikan ketiga kandidat tersebut akan diserahkan ke DPW Partai Golkar DIY untuk dilakukan penyaringan oleh DPP Partai Golkar. Menurut Janu usai proses pendaftaran, Golkar akan menjalin komunikasi lebih intens dengan partai-partai lain terkait dengan kemungkinan koalisi.
"Komunikasi kami lakukan dengan partai-partai lain. Kalau kami tidak bisa mengusung sendiri calon bupati/wakil bupati, harus koalisi," ungkap Janu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 638.000 pekerja di DIY menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. BPJS juga mengembangkan PEKA untuk memberdayakan ahli waris.
UGM mencatat 35 komersialisasi paten dengan nilai royalti Rp15 miliar, tertinggi di Indonesia, disusul ITB dan IPB.
Komdigi menegaskan tak semua paket internet wajib rollover, tetapi sisa kuota harus tetap dilindungi tanpa biaya tambahan.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 6 dibuka hingga 14 Oktober. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan pelatihannya.
Pemuda Mojosongo Solo YD diduga ditangkap Densus 88. Keluarga mempertanyakan perkara dan meminta penjelasan terkait proses hukum.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.