PCA Ngampilan Gelar Milad Aisyiyah ke-109, Ini Dakwah Kemanusiaannya
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Rektor Unimma, Lilik Andriyani dalam Sosialisasi Peran Tim Forum Kabupaten Magelang dalam Kesiapan Menuju PenilaianKabupaten/Kota Sehat Tahun 2027, di Kasuari Exotic Resort Bandongan, Kamis (14/8/2025). /Harian Jogja-Nina Atmasari
MAGELANG—Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Magelang terus berupaya mendongkrak nilai 9 tatanan dalam mencapai Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Swasti Saba Wistara pada tahun 2027.
Ketua Forum KKS Kabupaten Magelang, Dian Ekawati menyebutkan hasil penilaian KKS di tingkat Provinsi Jawa Tengah, dari sembilan tatanan tersebut di Kabupaten Magelang masih ada beberapa nilai yang di bawah 80%.
"Capaian kami masih ada yang di bawah 80 persen," jelas Dian Ekawati dalam Sosialisasi Peran Tim Forum Kabupaten Magelang dalam Kesiapan Menuju PenilaianKabupaten/Kota Sehat Tahun 2027, di Kasuari Exotic Resort Bandongan, Kamis (14/8/2025). Kegiatan sosialisasi ini diikuti seluruh Tim Forum Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Magelang.
Ia merincikan sembilan tatanan tersebut meliputi kehidupan masyarakat sehat mandiri (72%), pemukiman dan fasilitas umum (78%), satuan pendidikan (82%), pasar (81%), perkantoran dan perindustrian (82%), pariwisata (92%), transportasi dan tertib lalu lintas jalan (75%), perlindungan sosial (81%) dan penanggulangan bencana (92%).
BACA JUGA: Dua Juta Penerima Bansos Dicoret Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
Dian Ekawati yang merupakan istri Bupati serta Ketua TP PKK Kabupaten Magelang ini mengungkapkan Forum KKS Kabupaten Magelang menargetkan pada 2027 bisa meraih Swasti Saba Wistara dengan penilaian 91-90%.
"Prinsip utama KKS membutuhkan keterlibatan masyarakat dan kolaborasi multi sektor berbasis data dan bukti yang akan berkelanjutan," jelasnya.
KKS juga tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan yaitu kondisi sehat dan problem solving saja, tetapi aspek menyeluruh yang mempengaruhi kesehatan masyarakat secara jasmani dan rohani. Oleh karena itu, menurutnya persiapan penilaian KKS membutuhkan kerjasama semua OPD, swasta serta pemerintah desa,kecamatan dan kabupaten.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, dr. Lies Pramudiyanti mengatakan masih ada waktu dua tahun untuk melakukan perbaikan tatanan KKS
"Nilai KKS yang masih di bawah 80% menjadi pekerjaan rumah agar penilaian pada 2027 bisa meningkat. Kita punya waktu 2 tahun untuk perbaikan-perbaikan. Pelayanan akan berangkat dari desa, nanti akan dilakukan pembinaan di desa-desa," kata dr. Lies Pramudiyanti yang menjadi Sekteraris Forum KKS tersebut.
Beberapa tatanan yang dihadapi dalam penilaian KKS di Kabupaten Magelang di antaranya kasus kematian ibu dan bayi, kasus DBD, penataan pasar dan lainnya.
Rektor Unimma, Lilik Andriyani yang menjadi Sekretaris Forum KKS menjelaskan akademisi di kampusnya siap bersinergi dengan Pemkab Magelang untuk mendukung peningkatan penilaian KKS.
"Akademisi punya kewajiban bersinergi dengan Pemda, jadi ini menjadi PR kami untuk membantu KKS. Masalah sampah, masalah stunting kami juga ada fokus di bidang itu. Hal-hal yang kami punya khususnya kesehatan kami bisa bersinergi bersama," katanya. (Advetorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.