Refleksi Yogya Kembali, Bangun Bangsa Dimulai dari Keluarga
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Pengurus Cabang Aisyiyah Ngampilan menggelar Tasyakuran Milad Aisyiyah ke-109, Jumat (15/5/2026). Ist
Harianjogja.com, JOGJA —PCA Ngampilan bersama keluarga besar Pimpinan Wilayah Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Majelis Kesejahteraan Sosial, berkolaborasi dengan PAY Aisyiyah Serangan, menggelar Tasyakuran Milad Aisyiyah ke-109, Jumat (15/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan dakwah kemanusiaan yang menekankan nilai kepedulian dan pelayanan sosial di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, peringatan milad ini menjadi refleksi bahwa dakwah tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan sosial umat.
Ratusan Peserta Padati Aula PAY Serangan
Sekitar 500 peserta hadir memenuhi aula PAY Serangan dengan antusias. Para kader Aisyiyah, simpatisan, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan turut serta dalam kegiatan tersebut, mencerminkan kuatnya jaringan sosial dan dakwah Aisyiyah di masyarakat.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat sepanjang acara, menunjukkan bahwa semangat gerakan perempuan Aisyiyah tetap hidup dan relevan hingga saat ini.
Pesan Penguatan Dakwah dan Sosial
Ketua PAY Aisyiyah Serangan, Lilik Afifah, menegaskan bahwa Milad ke-109 harus menjadi momentum untuk memperkuat peran sosial dan dakwah yang langsung menyentuh masyarakat.
Ia mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat pelayanan, kepedulian, dan persaudaraan demi terwujudnya kehidupan yang damai dan berkeadaban.
Sementara itu, Wakil Ketua PCA Ngampilan, Fenny Dwi Andayani, menekankan pentingnya kolaborasi dan peran perempuan dalam pembangunan sosial.
“PCA Ngampilan berdampak nyata bagi masyarakat baik secara ekonomi dan sosial,” ujarnya di sela kegiatan.
UMKM dan Literasi Sosial Didorong
Kegiatan ini juga diramaikan dengan hadirnya Pojok GACA Aisyiyah sebagai ruang edukasi dan literasi masyarakat. Selain itu, bazar UMKM PCA Ngampilan menjadi daya tarik tersendiri dengan menampilkan produk kreatif dari pelaku usaha perempuan Aisyiyah.
Inisiatif ini sekaligus memperlihatkan peran Aisyiyah dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
Hadirkan Pesan Dakwah Kemanusiaan
Acara turut menghadirkan narasumber Dr. Siti Aisyah, M.Ag., yang menyampaikan pentingnya dakwah kemanusiaan sebagai upaya memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan nilai perdamaian di tengah masyarakat yang beragam.
Milad Aisyiyah ke-109 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam dakwah sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. Melalui kolaborasi dan gerakan berbasis komunitas, Aisyiyah diharapkan terus menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Maroko lolos 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Belanda. Apa itu Singa Atlas? Simak fakta di balik julukan timnas Maroko yang terinspirasi singa raksasa!
Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta.
BAT memangkas 9.000 pekerjaan global sebagai bagian dari transformasi digital dan penurunan industri rokok dunia.
Apple resmi menjual MacBook Neo refurbished dengan harga lebih terjangkau, memberi opsi hemat bagi pengguna ekosistem macOS.
Justin Kluivert gagal penalti saat Belanda kalah dari Maroko di Piala Dunia 2026, memicu reaksi ramai warganet Indonesia di media sosial.