HANI 2026: Pelajar DIY Perkuat Komitmen Perangi Narkoba
eklarasi diikuti oleh Satgas Giant SMK Negeri 2 Depok bersama perwakilan Satgas Anti Narkoba dari sejumlah sekolah di DIY.
Kepala Divisi Kehumasan LPS, Nur Budiantoro (pertama dari kiri berdiri) menyampaikan terkait dengan layanan LPS dalam menjamin simpanan nasabah dalam talkshow bertajuk Level Up Yourself, Safe Skills for A Bright Future yang digelar LPS di A&M.Co Jogja, pada Sabtu (27/9/2025). - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendorong masyarakat agar lebih cermat dan bijak dalam menentukan instrumen investasi. Dorongan tersebut disampaikan dalam talkshow bertajuk Level Up Yourself, Safe Skills for A Bright Future yang digelar LPS di A&M.Co Jogja, pada Sabtu (27/9/2025).
Kepala Divisi Kehumasan LPS, Nur Budiantoro, menuturkan tingginya minat masyarakat untuk berinvestasi harus diimbangi dengan pengetahuan yang memadai, terutama terkait jaring pengaman finansial.
"Kita mendorong masyarakat menggunakan layanan perbankan dalam menyimpan atau menabung dana. Masyarakat tidak perlu khawatir karena LPS menjamin simpanan nasabah di semua bank," katanya.
Karena itu, dia menyarankan agar masyarakat memprioritaskan layanan perbankan dalam menyimpan dananya.
Saat ini, aturan yang ada mewajibkan setiap bank menjadi anggota LPS. Karena itu, LPS mampu menjamin simpanan nasabah dalam bentuk tabungan, deposito, maupun giro.
BACA JUGA: Polda DIY Tindaklanjuti Isu Polairud Terlibat Distribusi BBM di Pantai Sadeng
Dia menuturkan saat ini LPS mampu memberikan jaminan simpanan nasabah dengan nilai maksimal hingga Rp2 miliar per nasabah per bank. Dengan begitu, menurutnya, produk perbankan dapat dimanfaatkan sebagai instrumen yang aman untuk berinvestasi.
Lebih lanjut, dia juga menekankan pentingnya penetapan target yang jelas dalam berinvestasi. Menurutnya, target ini perlu ditetapkan untuk mengontrol pola konsumsi masyarakat yang tidak sejalan dengan target investasi.
"Dengan melakukan investasi, masyarakat dapat mencapai financial freedom," tambahnya.
Senada, salah satu content creator, Danang Giri Sadewa, mendorong agar masyarakat, khususnya generasi muda dan content creator, memiliki manajemen finansial yang baik. Dia pun mendorong agar generasi muda bijak dalam menjaga kestabilan pemasukan dan pengeluarannya.
"Kalau mau menaikkan gaya hidup, masyarakat perlu menaikkan pendapatan," katanya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
eklarasi diikuti oleh Satgas Giant SMK Negeri 2 Depok bersama perwakilan Satgas Anti Narkoba dari sejumlah sekolah di DIY.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.