Pertamina SMEXPO 2026 Dorong UMKM Naik Kelas
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.
Istimewa
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul merilis buku Data Agregat Kependudukan Kabupaten Gunungkidul Semester I Tahun 2025. Data agregat kependudukan yang diterbitkan bersumber dari hasil Konsolidasi dan Pembersihan Data Semester I/2025 oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.
Buku ini menyajikan berbagai informasi statistik kependudukan, antara lain jumlah penduduk per kecamatan, jumlah kepala keluarga, wajib KTP, kepemilikan akta kelahiran, status perkawinan, rasio ketergantungan, serta distribusi penduduk berdasarkan agama, pendidikan terakhir, dan jenis pekerjaan.
Berdasarkan data hasil konsolidasi tersebut, jumlah penduduk Gunungkidul pada Semester I/2025 tercatat 779.050 jiwa, terdiri dari 385.797 laki-laki (49,52%) dan 393.253 perempuan (50,48%).
Kecamatan Wonosari menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbesar sebanyak 91.508 jiwa, diikuti oleh Kecamatan Playen (63.277 jiwa) dan Semanu (60.855 jiwa). Sementara jumlah kepala keluarga (KK) tercatat sebanyak 269.773 KK, dengan 82,58% di antaranya merupakan kepala keluarga laki-laki.
Sementara jika dibandingkan dengan data agregat kependudukan Gunungkidul pada semester II/2024, angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 0,27%. Adapun jumlah penduduk Gunungkidul pada Semester II/2024 tercatat 776.926 jiwa.
Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja menyampaikan bahwa penyusunan data agregat ini merupakan komitmen dinasnya dalam menyediakan data kependudukan yang akurat dan mutakhir.
“Data agregat kependudukan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan di berbagai sektor. Kami berharap data ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh instansi pemerintah, lembaga riset, maupun masyarakat,” kata Markus melalui keterangan resmi, Rabu (29/10).
Lebih lanjut, data agregat kependudukan ini juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah, seperti perencanaan pembangunan daerah, penyusunan alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, serta pelayanan publik yang berbasis data.
Dia menjelaskan data agregat kependudukan adalah kumpulan data statistik yang berisi informasi angka-angka mengenai data jumlah penduduk Gunungkidul. Data agregat kependudukan mencakup data jumlah penduduk dengan sejumlah variabel, yakni jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, pekerjaan, agama, kepala keluarga, wajib KTP, kelahiran, kematian, migrasi penduduk, rasio ketergantungan, pertumbuhan penduduk, dan lain sebagainya.
Data agregat kependudukan Kabupaten Gunungkidul, kata dia, disajikan terkelompok berdasarkan kapanewon (kecamatan) dan kalurahan (desa).
“Data ini dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan, kebijakan sosial, dan kegiatan penelitian karena dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai populasi penduduk di Gunungkidul dan membantu dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.”
Bagi masyarakat yang ingin mengakses data agregat kependudukan, Markus mempersilakan mengunduhnya dengan memindai QR Code yang tersedia (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan tiap stasiun.
Jadwal layanan SIM keliling di Kota Jogja hari ini Senin (5/10/2026) berlokasi di Alun-Alun Kidul dan MPP Balaikota.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.