Bregodo Jogo Malioboro Jadi Daya Tarik Wisatawan
Kehadiran prajurit Bregodo Jogo Malioboro kembali mencuri perhatian wisatawan yang memadati kawasan Malioboro selama libur sekolah, Sabtu (27/6/2026).
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat membuka Semarang Business Forum (Sembiz) 2025 di Grand Ballroom Hotel PO, Kota Semarang, Selasa (18/11/2025).
SEMARANG— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya aktif menggelar forum bisnis untuk mendorong peningkatan investasi daerah. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Semarang Business Forum (Sembiz) 2025 di Grand Ballroom Hotel PO, Kota Semarang, Selasa (18/11/2025).
Luthfi mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Semarang yang rutin menyelenggarakan Sembiz. Hingga 2025, sebanyak 18 kali forum ini digelar dan dinilai efektif dalam meningkatkan investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi setempat.
“Kota Semarang mengadakan event ini bagus sekali, apalagi sudah 18 kali mengadakan. Tentu event-event bisnis ini bisa dikembangkan di daerah lain,” kata Luthfi.
Menurutnya, forum bisnis seperti Sembiz selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah pusat dalam rangka memperkuat investasi. Ia menegaskan bahwa pembangunan wilayah tidak bisa hanya mengandalkan APBD dan APBN, tetapi harus ditopang investasi dalam negeri maupun luar negeri.
“Dengan investasi itu, ekonomi akan berkembang, kemudian serapan tenaga kerja juga meningkat sehingga pengangguran bisa kita reduksi,” ujarnya.
Realisasi investasi Jawa Tengah hingga September 2025 tercatat mencapai Rp66,13 triliun, terdiri dari 56% penanaman modal asing (PMA) dan 44% penanaman modal dalam negeri (PMDN). Investasi tersebut menyerap 326.462 tenaga kerja, tertinggi kedua di Pulau Jawa.
Di sisi lain, rilis BPS per 5 November 2025 mencatat pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada Triwulan III/2025 mencapai 5,37% secara YoY, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh 5,04%. Angka kemiskinan juga turun dari 9,58% pada 2024 menjadi 9,48% pada 2025.
Luthfi menyebut minat investor ke Jawa Tengah cukup besar, terutama pada kawasan industri. Karena itu, ia mendorong bupati/wali kota mengusulkan pengembangan kawasan industri baru.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyebut Semarang berada pada momentum terbaik dalam iklim investasi. Infrastruktur yang terus dibangun, stabilitas sosial, kualitas SDM, serta pertumbuhan ekonomi yang konsisten menjadi daya tarik bagi investor.
“Inilah saat yang tepat untuk berinvestasi, di mana pondasinya kuat dan peluangnya terbuka lebar. Saat ini Semarang sedang menempatkan dirinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah,” ujarnya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kehadiran prajurit Bregodo Jogo Malioboro kembali mencuri perhatian wisatawan yang memadati kawasan Malioboro selama libur sekolah, Sabtu (27/6/2026).
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.