Harper Malioboro Jogja Salurkan 3 Kambing Kurban, Ini Tujuannya
Harper Malioboro Yogyakarta donasikan 3 kambing kurban ke dua masjid sekitar. Wujud kepedulian sosial di Iduladha 1447 H.
Istimewa
YOGYAKARTA— Kreativitas dan kepedulian lingkungan kembali menghantarkan MAN 2 Yogyakarta meraih prestasi nasional. Dalam ajang Business Plan Siswa Madrasah yang menjadi rangkaian Rakernas MA Plus Keterampilan Tahun 2025, karya inovatif bertajuk “I-Green (Innovation-Garbage Bin): Sebagai Solusi Cerdas Anak Bangsa dalam Penerapan Ekoteologi Menuju Indonesia Emas” sukses meraih Juara 3 Nasional, mengungguli berbagai peserta dari madrasah se-Indonesia.
Karya tersebut dikembangkan oleh dua siswa berbakat, Adinda Dwi Laelani dan Kevin Abiyyi Yusuf Elmiro, dengan bimbingan tiga guru pengampu: Sri Narwanti, S.Pd, M.Pd,; Muhammad Iqna Hibatallah, S.Pd.; dan Muhammad Hardiyanto, S.Kom. Ketiganya menjadi pendamping utama yang memastikan proses riset, desain, hingga penyusunan proposal berjalan sistematis dan berbasis data.
“I-Green” menghadirkan konsep tempat sampah pintar (Smart Garbage Bin) yang dirancang untuk memisahkan sampah organik dan anorganik secara otomatis. Lebih jauh, alat ini dilengkapi pisau pencacah otomatis yang mampu mengolah sampah organik menjadi potongan kecil sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak maupun bahan kompos.
Teknologi sensor gerak, sistem pemilah otomatis, dan fitur pencacah terintegrasi menjadi nilai unggul yang dinilai relevan dengan kondisi Indonesia yang menghasilkan lebih dari 188 juta ton sampah per tahun. Produk ini ditawarkan sebagai solusi cerdas yang memadukan teknologi, kepedulian lingkungan, dan edukasi masyarakat.
Selain itu, konsep ekoteologi menjadi ruh utama inovasi ini—mengajak masyarakat memandang pengelolaan sampah sebagai tanggung jawab spiritual atas anugerah alam yang harus dijaga. Pendekatan ini menjadikan “I-Green” tidak hanya bernilai teknis, tetapi juga memiliki kedalaman makna dan konteks sosial.
Pengumuman Juara 3 dilakukan dalam rangkaian pameran dan presentasi karya di Grand Hotel Serpong, Tangerang, yang dihadiri oleh para kepala madrasah, guru keterampilan, dan tamu undangan nasional. Prototipe “I-Green” menarik perhatian banyak peserta yang kagum dengan kemampuan alat dan peluang bisnis yang ditawarkan.
Penyerahan piala kejuaraan dan piagam penghargaan dilakukan secara langsung oleh Dr. Imam Bukhori, M.Pd., yang menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas capaian tersebut.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu menghadirkan inovasi yang berakar pada kepedulian lingkungan dan didukung teknologi modern. Ini adalah bukti bahwa generasi muda MAN 2 Yogyakarta siap berkontribusi bagi Indonesia Emas,” ujarnya.
Keberhasilan ini semakin meneguhkan posisi MAN 2 Yogyakarta sebagai madrasah yang konsisten mengembangkan keterampilan berbasis teknologi, sains, dan lingkungan. Melalui pembelajaran terstruktur dan pendampingan intensif, madrasah berkomitmen menumbuhkan generasi yang kreatif, visioner, dan mampu menghadirkan solusi nyata untuk persoalan bangsa.
Prestasi “I-Green” di tingkat nasional menjadi bukti bahwa gagasan brilian anak-anak madrasah mampu bersaing dan memberikan dampak. MAN 2 Yogyakarta berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan suatu saat dapat diimplementasikan di masyarakat luas. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harper Malioboro Yogyakarta donasikan 3 kambing kurban ke dua masjid sekitar. Wujud kepedulian sosial di Iduladha 1447 H.
Harga emas Antam turun Rp13.000 jadi Rp2.785.000 per gram hari ini. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru.
Harper Malioboro Yogyakarta donasikan 3 kambing kurban ke dua masjid sekitar. Wujud kepedulian sosial di Iduladha 1447 H.
Pemkot Jogja larang plastik saat Iduladha 2026. Warga diminta pakai besek dan wadah ramah lingkungan untuk kurangi sampah.
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Program penghapusan denda PBB Sleman hasilkan Rp4,4 miliar, bantu warga dan dongkrak PAD 2026.