Aksi Donor Darah Peringatan 14 Tahun UUK DIY Digelar di Bantul
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Ilustrasi injeksi intraartikular. Ist
JOGJA - Nyeri dan kaku pada lutut sering dianggap sebagai bagian dari proses penuaan. Namun, bagi penderita osteoartritis lutut, keluhan tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berdampak pada kualitas hidup.
Osteoartritis merupakan penyakit degeneratif pada sendi yang terjadi ketika tulang rawan sebagai bantalan pelindung di ujung tulang mengalami penipisan atau kerusakan. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, hingga pembengkakan pada sendi. Lutut menjadi salah satu bagian tubuh yang paling sering mengalami osteoartritis, terutama pada kelompok usia lanjut.
Berbagai pilihan terapi dapat diberikan untuk mengendalikan keluhan osteoartritis, mulai dari perubahan gaya hidup, fisioterapi, obat-obatan, hingga operasi. Obat antiradang nonsteroid, seperti natrium diklofenak dan meloksikam, dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi sendi. Namun, penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping, termasuk gangguan pada lambung.
Operasi umumnya dipertimbangkan ketika nyeri sudah berat dan terapi lain tidak lagi memberikan hasil yang memadai. Namun, tidak semua pasien perlu atau bersedia langsung menjalani operasi. Dalam kondisi tersebut, injeksi intraartikular atau penyuntikan obat langsung ke dalam sendi lutut dapat menjadi salah satu pilihan terapi sebelum operasi. Pemberiannya tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasien dan dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten dengan interval antar-injeksi yang sesuai.

Melihat kondisi tersebut, dr. Dewi Lestari, M.Biomed., dari Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) melakukan penelitian berjudul Analisis Terapi Injeksi Intraartikular Triamsinolon Asetonid terhadap Perubahan Kualitas Hidup Pasien Osteoartritis Lutut.
Penelitian tersebut dilakukan di dua rumah sakit swasta di Yogyakarta yang menyediakan layanan injeksi intraartikular oleh dokter spesialis. Sebanyak 37 pasien osteoartritis lutut menjadi responden penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan rekam medis pasien.
Penelitian ini berfokus pada perubahan kualitas hidup pasien sebelum dan empat minggu setelah mendapatkan injeksi intraartikular menggunakan triamsinolon asetonid. Terapi dilakukan dengan menyuntikkan obat secara langsung ke dalam sendi lutut dan dapat menjadi salah satu pilihan penanganan untuk mengendalikan keluhan osteoartritis sebelum pasien menjalani tindakan operasi.
Untuk mengukur perubahan kualitas hidup pasien, penelitian menggunakan kuesioner EQ-5D-5L. Pengukuran dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu Visual Analog Scale (VAS) dengan skala 0–100 dan nilai utility yang disesuaikan dengan value set Indonesia.
“Penggunaan value set Indonesia memungkinkan kondisi kesehatan pasien dinilai berdasarkan standar yang lebih sesuai dengan penilaian masyarakat Indonesia. Dengan demikian, perubahan kualitas hidup pasien dapat dinilai secara lebih objektif,” jelas dr. Dewi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai kualitas hidup pasien empat minggu setelah injeksi intraartikular. Berdasarkan pengukuran EQ-5D-5L utility, rata-rata nilai kualitas hidup meningkat dari 0,65 menjadi 0,76. Perubahan tersebut bermakna secara statistik.
Sementara itu, hasil berbeda terlihat pada pengukuran menggunakan VAS EQ-5D-5L. Meskipun terdapat peningkatan rata-rata nilai kualitas hidup dari 74,11 menjadi 77,54 empat minggu setelah terapi, perubahan tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik.
Perbedaan hasil tersebut menunjukkan bahwa penilaian kualitas hidup berdasarkan persepsi subjektif pasien tidak selalu menunjukkan hasil yang sama dengan pengukuran menggunakan sistem utility yang telah distandarkan. Oleh karena itu, penggunaan lebih dari satu pendekatan pengukuran dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai perubahan kondisi pasien setelah menjalani terapi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa injeksi intraartikular triamsinolon asetonid masih dapat menjadi salah satu pilihan terapi bagi pasien osteoartritis lutut sebelum menjalani operasi, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.