UKDW Masuk Top 100 WURI 2026
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Chief Operating Officer (COO) Toko Mas Jawa, Mona Pangestu menunjukkan produk Jawa Gold saat pameran di Jogja City Mall, Kamis (4/12/2025). Anisatul Umah-Harian Jogja.
JOGJA–Toko Mas Jawa menggelar pameran tahunan di Jogja City Mall 4–7 Desember 2025 dengan tema "Golden Dream: Jawa Mores Academy", menampilkan dekorasi dan suasana bernostalgia masa sekolah yang interaktif. Chief Operating Officer (COO) Toko Mas Jawa, Mona Pangestu, mengatakan pameran ini tidak sekadar belanja emas, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi pengunjung.
Menurutnya, pameran ini digelar melalui kolaborasi lintas industri, mulai dari perhiasan, kecantikan, hingga batik.
Mona menyebut Toko Mas Jawa menggandeng vendor perhiasan ternama, Lotus dan Amero, untuk menghadirkan koleksi emas dan berlian terkini dengan desain inovatif. Selain itu, kata dia, Toko Mas Jawa juga bekerja sama dengan Ella Skincare dan Pegadaian.
"Kami Toko Mas Jawa bersama Mores Diamond mengangkat tema Jawa Mores Academy untuk bernostalgia masa sekolah," ucapnya ditemui di sela-sela pameran, Kamis (4/12/2025).
Ia menambahkan sinergi dengan berbagai industri bertujuan menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung, termasuk penampilan spesial dari Nella Kharisma sebagai apresiasi kepada seluruh pelanggan Toko Mas Jawa dan Mores Diamond.
Menurutnya, berbagai model emas kekinian lengkap tersedia, mulai dari model wave, model mata sedikit, hingga perhiasan diamond look, dengan gramasi mulai Rp300.000-an untuk segala usia.
"Ada class meeting, main padel, main basket, juga free jewelry cleaning; perhiasan kotor bisa dicuci di sini," ujarnya.
Mona menuturkan Toko Mas Jawa ingin berinteraksi kembali dengan pelanggan setelah rebranding dari Semar Jawa menjadi Toko Mas Jawa. Saat ini, total ada 16 cabang dan akan bertambah menjadi 18 cabang di Sleman City Hall dan Ambarawa.
"Kami hadirkan emas dari perajin lokal, produk pabrik di Indonesia, karyawan lokal; semua ini mendorong ekonomi lokal," lanjutnya.
Ia menekankan emas sebagai instrumen investasi dan perhiasan, di mana harga emas terus meningkat, bahkan tahun ini naik 60%, menjadikannya lebih menjanjikan dibanding instrumen lain.
"Kita punya fisiknya, bisa kita pegang dan pakai; emas tetap aman meski harganya turun," katanya.
Mona menambahkan Toko Mas Jawa kini bekerja sama dengan Pegadaian untuk produk logam mulia, sehingga pelanggan bisa mencicil emas melalui produk Toko Mas Jawa.
"Masyarakat kini bisa hunting logam mulia; Jawa Gold kami cetak sendiri dan telah diverifikasi Pegadaian sehingga pelanggan bisa langsung membeli atau mencicil," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.