Ahmad Luthfi Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum untuk Tarik Investor
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen
Kegiatan pelatihan Bahasa Inggris bagi tenant dan tenaga pendukung kawasan Teras Malioboro I, di R.Cendrawasih Teras Malioboro, Selasa (12/5/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.
JOGJA—Balai Layanan Usaha Terpadu (BLUT) KUMKM DIY menggandeng Jogja English Training Centre (JETC) menggelar pelatihan Bahasa Inggris bagi tenant dan tenaga pendukung di kawasan Teras Malioboro I. Kegiatan ini digelar selama tiga hari 11-13 Mei 2026 di R.Cendrawasih Teras Malioboro diikuti 40 peserta.
Kepala Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM DIY, Wisnu Hermawan, mengatakan Teras Malioboro merupakan destinasi wisata strategis di kawasan sumbu filosofi yang didatangi banyak wisatawan lokal dan mancanegara.
Ia mengatakan petugas seperti satpam, cleaning service, hingga para tenant sering mendapatkan pertanyaan dari turis asing mengenai lokasi ATM, toilet, hingga destinasi wisata sekitar. Oleh karena itu, diharapkan pelatihan ini bisa mempermudah komunikasi dan meningkatkan hospitality.
"Jumlah peserta sekitar 40 orang yang dipilih melalui proses kurasi dan rekomendasi, serta melalui seleksi dari link pendaftaran yang kami sediakan," ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Wisnu mengatakan pihaknya menggandeng JETC sebagai mitra untuk membantu meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di Teras Malioboro khususnya dalam berkomunikasi dengan wisatawan asing, sehingga pelayanan menjadi lebih baik.
Ia berharap kunjungan wisatawan meningkat, dan turis merasa nyaman berbelanja di sini. Menurutnya, dengan kemampuan komunikasi yang baik, wisatawan asing bisa lebih mudah mengakses fasilitas seperti ATM internasional dan meningkatkan kualitas belanja mereka, yang pada akhirnya dirasakan oleh banyak tenant.
"Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan setiap tahun karena jumlah tenant dan pendukung kami sangat banyak," jelasnya.
Marketing Manajer JETC, Diazthama, mengatakan pelatihan ini merupakan lanjutan dari kerjasama sebelumnya dengan Dinas Koperasi UKM DIY melalui Sibakul PLUT pada tahun lalu. Ia mengatakan sejumlah tenant UMKM sempat mendapatkan pelatihan bahasa Inggris, namun pertemuannya masih terbatas.
"Dari hasil pelatihan sebelumnya, ternyata kebutuhan kemampuan bahasa Inggris bagi pelaku wisata dan UMKM di Malioboro cukup besar. Karena itu kami kemudian diajak Pak Wisnu untuk memberikan pembekalan kepada tenant dan tenaga pendukung di Teras Malioboro I," paparnya.
Menurut dia, tren kunjungan wisatawan asing di kawasan Malioboro terus meningkat setiap tahun sehingga kemampuan komunikasi dasar dalam Bahasa Inggris menjadi penting bagi pelaku wisata.
Dia menjelaskan selama tiga hari pelatihan materi yang diberikan berbeda setiap harinya. Pada hari pertama, peserta dikenalkan dengan kosakata dasar dan percakapan sederhana seperti greeting atau sapaan kepada wisatawan.
"Hari pertama fokus pada basic vocabulary, cara menyapa, memperkenalkan diri, hingga percakapan sederhana saat melayani pembeli," ucapnya.
Kemudian di hari kedua, peserta mendapatkan materi tentang giving direction atau memberi petunjuk arah, terutama untuk petugas keamanan dan cleaning service yang sering ditanya wisatawan asing. Kemudian di hari terakhir akan dilakukan simulasi mini Teras Malioboro di mana teman-teman JETC akan berperan dari turis.
"Kami senang banget untuk berkontribusi bisa memberikan pengalaman kepada teman-teman pelaku wisata yang erat kaitannya dengan turis asing," lanjutnya.
Pemilik tenant sekaligus cleaning service, Wulan, mengaku senang ikut kegiatan pelatihan ini untuk menambah ilmu. Ia mengaku kadang ada kosakata bahasa inggris yang lupa, sehingga bisa belajar lagi.
"Saya biasa ketemu turis, baru kali ini kalau pelatihan bahasa inggris baru sekali ini biasanya [pelatihan] UMKM, lumayan membantu ada kosata," paparnya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen
Dishub Kota Jogja memperketat pengawasan parkir selama WJNC 2026. Tarif tetap sesuai Perda, mulai Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Reza Arap menegur DJ Bravy dan Tepe di media sosial. Ia menyinggung joke tongkrongan yang dibawa ke publik dan star syndrome.
Kenali 5 keterbatasan Chromebook sebelum membeli, mulai dari aplikasi Windows, Microsoft Office, penyimpanan hingga perangkat eksternal.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.