Penyatuan Potensi Jadi Tantangan Jogja Smart Province
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Pemuda Wilayah Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Tahun 2026 di Gedung DPD RI DIY pada Minggu (17/5/2026).
JOGJA — Pemuda Wilayah Kota Yogyakarta menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Tahun 2026 di Gedung DPD RI DIY pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pemilihan Ketua Umum dan kepengurusan baru periode 2026–2031, sekaligus memperkuat arah gerakan kepemudaan di Kota Yogyakarta.
Mengusung tema “Pemuda Bergerak, Wilayah Berdampak”, Mubes dihadiri perwakilan pemilik suara dari 14 kemantren di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini juga turut mengundang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Yogyakarta serta DPD KNPI Kota Yogyakarta.
Sebagai organisasi kepemudaan, Pemuda Wilayah Kota Yogyakarta dibentuk untuk meningkatkan peran serta pemuda dalam berbagai persoalan pembangunan yang berkaitan dengan kepemudaan. Organisasi ini telah berjalan dalam beberapa periode kepengurusan, yaitu 2018–2021, 2021–2026, dan akan memasuki masa bakti baru 2026–2031.

Selain sebagai organisasi, Pemuda Wilayah juga menjadi forum kolaborasi dan partisipasi pemuda di tingkat kemantren dan kelurahan dengan latar belakang yang beragam, mulai dari agama, budaya, organisasi, hingga pendidikan. Melalui forum ini, para pemuda didorong untuk bersama-sama berkomitmen dan berkontribusi dalam seluruh aspek pembangunan di Kota Yogyakarta.
Pelaksanaan Mubes 2026 dilatarbelakangi berakhirnya masa kepengurusan periode 2021–2026 sebagaimana tertuang dalam Keputusan Wali Kota Yogyakarta Nomor 253 Tahun 2022. Kepengurusan baru nantinya akan menjalankan program kerja lima tahun ke depan yang selaras dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam penguatan peran perempuan dan pemuda, serta visi pembangunan “Jogja Hasta Mulia” Pemerintah Kota Yogyakarta, terutama pada peningkatan produktivitas dan daya saing melalui penumbuhan wirausaha muda baru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana Mubes, Ikhsan Pratama Putra dari Kotagede. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas Dikpora Kota Yogyakarta yang diwakili Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan, Mugi Suyatno, S.I.P., M.A.P.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2021–2026 yang diwakili Sekretaris Umum, Dewa Bagus Prasetya, sebelum akhirnya memasuki sidang Musyawarah Besar.
Melalui Mubes ini, diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu menghadirkan gerakan kepemudaan yang lebih kolaboratif, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Paramount dan Warner Bros akan menjadi Skydance pada 6 Oktober. Simak aset, pimpinan, dan waralaba yang bergabung.
Lamine Yamal mengungkap kekhawatiran usia 19 tahun bisa memengaruhi peluangnya dalam perebutan Ballon d’Or 2026.
Honda City Hatchback 2026 mendapat facelift dengan wajah baru, layar 10 inci, fitur keselamatan tambahan, dan mesin yang tetap 1.5 liter
Hasil FP2 MotoGP Jepang 2026, Marco Bezzecchi tercepat dengan 1:43,321. Jorge Martin kedua, Marc Marquez finis posisi keempat.
Mutasi Polri era Kapolri Suyudi mengganti 19 Kapolda dan 2 Wakapolda. Kapolda DIY kini dijabat Irjen Langgeng Purnomo.