Milad ke-29 MAN 5 Sleman: Resmikan Sasana Krida Wiyata
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).
Milad ke-29 MAN 5 Sleman: Resmikan Sasana Krida Wiyata, Wujud Nyata "Mengubah Potensi Menjadi Prestasi"./ Ist
SLEMAN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026). Milad yang sejatinya jatuh pada 17 Maret 2026 ini diperingati bersamaan dengan momentum peluncuran fasilitas baru tersebut. Kegiatan berlangsung pukul 07.00–11.00 WIB dengan mengusung tema "Mengubah Potensi Menjadi Prestasi."
Beragam agenda meramaikan peringatan ini, di antaranya Senam Sehat, Display Ekstrakurikuler, Pengukuhan Kader Ekoteologi dan Adiwiyata, Penyebaran Benih Ikan, Exhibition Match Futsal, Launching Logo Baru, Penanaman Pohon, serta Potong Tumpeng.
Puncak kegiatan ditandai dengan peresmian Sasana Krida Wiyata, yakni lapangan 3 in 1 terbaru yang modern dan multifungsi. Fasilitas ini merupakan dukungan dari Komite MAN 5 Sleman yang diserahkan kepada pihak madrasah dan selanjutnya akan didaftarkan sebagai aset milik negara. Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, perwakilan Kanwil Kemenag DIY, unsur Forkopimka Tempel, pengawas madrasah, Komite MAN 5 Sleman, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, H. Nadhif menyampaikan bahwa milad harus memberikan dampak nyata bagi kemajuan madrasah.
"Selamat Milad ke-29. Milad tidak boleh hanya berhenti pada seremoni, tetapi harus menjadi milad yang berdampak," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan sebagai kekuatan utama madrasah, serta mendorong penguatan kolaborasi, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan ekoteologi, dan peneguhan reformasi birokrasi.
Sementara itu, Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan bahwa momentum milad yang dirangkaikan dengan peresmian fasilitas baru ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan madrasah.
"Milad ke-29 ini kami jadikan momentum untuk terus bertransformasi. Kehadiran Sasana Krida Wiyata diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi siswa sehingga mampu berprestasi secara optimal," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mencerminkan komitmen madrasah dalam membangun karakter ekoteologi, termasuk melalui program berbasis lingkungan seperti penanaman pohon dan penyebaran benih ikan.
Melalui peringatan Milad ke-29 ini, MAN 5 Sleman menegaskan komitmennya untuk terus maju sebagai madrasah yang unggul, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).
Sensus Ekonomi 2026 di Sleman resmi dimulai. Data usaha jadi dasar kebijakan dan arah pembangunan ekonomi daerah.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Stasiun Gambir akan melayani KRL dan kereta jarak jauh. Transformasi ini menjadikannya hub transportasi terintegrasi di Jakarta.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.