CJIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp19,07 Triliun ke Jawa Tengah
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
Tim Safety Riding Astra Motor Yogyakarta Berkolaborasi Bersama Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta./ Ist
Tim Safety Riding Astra Motor Yogyakarta Berkolaborasi Bersama Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
JOGJA– Saat berkendara di jalan raya seringkali kita dihadapi oleh situasi yang dapat memancing emosi kita dan hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap pengendalian diri dalam berkendara salah satunya saat mengendarai sepeda motor.
Atas hal tersebut, Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas danbagian dari PT Astra International Tbk berkolaborasi dengan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta memberikan pelatihan berkendara dengan aman bersama tim Safety Riding Astra Motor Yogyakarta kepada para mahasiswa yang sehari-hari menggunakan sepeda motor untuk mobilisasi ke kampus (7/7).
Muhammad Ali Iqbal selaku Community Development dan Safety Riding Supervisor dan tim memberikan edukasi kepada 45 mahasiswa yang terdiri dari Fakultas Kesehatan Masyarakat pada peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berlokasi di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta.
“Para mahasiswa dibekali tentang pengetahuan berkendara dasar dengan tujuan merubah pola pikir mahasiswa dalam hal berkendara sepeda motor di jalan raya”, ungkap Iqbal.
Sesi diawali dengan kelas teori dan para mahasiswa juga diajak berdiskusi tentang kasus prediksi bahaya dengan menggunakan alat simulator berkendara (Honda Riding Trainer).
Semakin menarik dengan mengajak para mahasiswa mencoba area course praktek di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Para mahasiswa dapat langsung di evaluasi oleh instruktur terkait skill yang digunakan sudah tepat atau belum sehingga para mahasiswa akan mendapatkan pengalaman berkendara yang baik.
“Melalui kolaborasi ini, harapannya para generasi muda dapat terus menerapkan prinsip berkendara dengan aman dan nyaman demi keselamatan di jalan raya”, tutup Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando.
Safety riding ala Honda mengusung kampanye #Cari_Aman. Hal ini berfokus pada tiga pilar utama: penggunaan perlengkapan berkendara standar (seperti helm SNI dan jaket), pemahaman etika lalu lintas, dan penguasaan teknik dasar berkendara proaktif untuk mengantisipasi potensi bahaya di jalan raya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Astra Motor Yogyakarta untuk terus menanamkan budaya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda. Melalui edukasi yang memadukan teori, simulasi, dan praktik langsung, peserta diharapkan tidak hanya memahami teknik berkendara yang benar, tetapi juga mampu membangun sikap disiplin, bertanggung jawab, serta lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya safety riding, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara usia produktif dapat terus ditekan sehingga tercipta budaya berlalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
CKG Lansia digelar tiap tiga bulan di 45 kelurahan Kota Jogja untuk mendeteksi dini penyakit dan memperkuat kesehatan lansia.
MK menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan 17 perkara pada Jumat pukul 14.00 WIB, termasuk uji KUHP dan UU Polri.
BPH Migas menyebut distribusi B50 sejak 1 Juli 2026 berjalan lancar dan kendaraan dapat menggunakannya secara normal.
Studi Formasi Nanggulan di Kulonprogo mengungkap keunikan batuan endapan badai purba yang menarik untuk terus diteliti.
DPRD Kulonprogo mendorong pemutakhiran data desil secara berkala dengan melibatkan kalurahan dan verifikasi langsung di lapangan.