Pemkab Kulonprogo Raih Terbaik I Nasional Penurunan Tingkat Pengangguran

Media Digital
Media Digital Rabu, 09 September 2026 08:52 WIB
Pemkab Kulonprogo Raih Terbaik I Nasional Penurunan Tingkat Pengangguran

Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan (dua dari kanan), menerima piagam penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6)./ Ist

KULONpROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 untuk Regional Jawa-Bali yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Kabupaten Kulon Progo dinobatkan sebagai Terbaik I Nasional kategori Penurunan Tingkat Pengangguran untuk tingkat kabupaten.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago kepada Bupati Kulon Progo R. Agung Setyawan dalam acara puncak yang berlangsung di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6).

Atas capaian tersebut, Pemkab Kulon Progo berhak menerima apresiasi berupa insentif fiskal yang disalurkan dalam bentuk Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp3 miliar.

Selain Kulon Progo, Pemda DIY meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik II Regional Jawa-Bali kategori Pengendalian Inflasi dan Penurunan Tingkat Pengangguran. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sleman meraih Peringkat Kedua kategori Creative Financing.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan penilaian pada batch ini berfokus pada empat kategori utama. Data penilaian bersumber dari data objektif dan terbuka Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah melalui tim khusus.

Empat indikator tersebut meliputi penanggulangan kemiskinan dan stunting, penurunan tingkat pengangguran, pengendalian inflasi, serta pemanfaatan pembiayaan kreatif (creative financing) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Total alokasi anggaran insentif fiskal yang disiapkan pemerintah pusat mencapai Rp1 triliun. Adapun penghargaan diberikan dengan besaran Rp1 miliar untuk Terbaik III, Rp2 miliar untuk Terbaik II, dan Rp3 miliar untuk Terbaik I.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutannya selaku tuan rumah, mengapresiasi dedikasi para kepala daerah yang berhasil menorehkan hasil nyata bagi masyarakat.

Sri Sultan menegaskan kinerja pemerintahan saat ini tidak lagi cukup diukur dari niat baik, tetapi juga dari hasil konkret yang benar-benar dirasakan masyarakat.

"Penghargaan ini bukan penanda berakhirnya tugas, melainkan penegasan bahwa tanggung jawab yang lebih besar sedang menanti. Sebab pada akhirnya, ukuran terdalam dari prestasi pemerintahan adalah kesempatan kerja yang lebih terbuka, kemiskinan yang semakin berkurang, dan anak-anak yang tumbuh lebih sehat," kata Sri Sultan HB X.

Terbesar di DIY

Ditemui seusai menerima penghargaan, Bupati Kulon Progo R. Agung Setyawan bersyukur atas kerja keras dan kolaborasi lintas sektor di lingkungan Pemkab Kulon Progo, serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Ia menegaskan penghargaan nasional tersebut merupakan buah dari komitmen kolektif berbagai pihak.

“Kami bersyukur Kabupaten Kulon Progo berhasil meraih predikat pemenang pertama dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran,” kata Agung.

Secara persentase, penurunan angka pengangguran di Kulon Progo menjadi yang terbesar di DIY pada 2026.

“Berdasarkan informasi dari tim Kemendagri, penilaian dilakukan dengan pengambilan data sampel di kawasan wisata Nglinggo, Girimulyo, dan Alun-Alun Wates. Sektor wisata, budaya, dan UMKM menjadi pengungkit pergerakan ekonomi sekaligus menyerap tenaga kerja di Kulon Progo,” kata Agung.

Menurut Agung, capaian tersebut menunjukkan efektivitas kerja nyata di sektor pariwisata, UMKM, kuliner, serta seni dan budaya dalam membuka lapangan pekerjaan.

“Kemenangan ini adalah buah kerja keras dari seluruh stakeholder terkait. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh perangkat daerah yang terus menggerakkan roda perekonomian melalui berbagai event dan program strategis,” ucap Agung.

Bupati berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus bersinergi membangun Kulon Progo yang lebih maju.

“Hadiah Rp3 miliar ini untuk Pemkab, bukan untuk pribadi, dan pemanfaatannya untuk membangun Kulon Progo, khususnya perbaikan dan pemenuhan fasilitas dasar sektor kesehatan serta infrastruktur,” kata Agung. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online