Ahmad Luthfi Tegaskan Komitmen Optimalkan Pelayanan Publik
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.
BRI Peduli bantu sepeda dan peralatan sekolah untuk Mahesa di Semarang./ Istimewa
SEMARANG — Bagi Mahesa (12), siswa kelas 6 SD Barunawati, Kota Semarang, berjalan kaki menuju sekolah telah menjadi bagian dari kesehariannya. Ia terbiasa menyusuri kawasan pesisir yang kerap tergenang air pasang laut atau rob untuk sampai ke sekolah.
Sepatu yang dikenakannya juga telah digunakan sekitar satu tahun. Karena terus dipakai untuk bersekolah, kondisinya mulai rusak. Meski demikian, keadaan tersebut tidak menyurutkan semangat Mahesa untuk datang ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar.
Di sekolah, Mahesa dikenal sebagai anak yang ceria dan lincah. Ia juga antusias mengikuti pembelajaran serta tidak segan bertanya ketika ada hal yang belum dipahaminya.
“Keseharian Mahesa tidak jauh dari teman-temannya. Kalau di sekolah, dia kalau jajan hanya dua ribu. Meskipun kecil, anaknya pandai, ceria dan lincah. Dalam mengikuti pembelajaran juga sangat antusias, selalu bertanya kalau tidak tahu,” ujar Guru SD Barunawati Semarang, Wagiyem.
Di tengah kesehariannya sebagai pelajar, Mahesa menyimpan keinginan sederhana. Ia ingin memiliki sepeda sendiri agar dapat berangkat ke sekolah tanpa harus berjalan kaki.

Keinginan tersebut akhirnya terwujud melalui dukungan BRI Peduli. Mahesa menerima sebuah sepeda yang dapat digunakan untuk menunjang perjalanan hariannya menuju sekolah.
Selain sepeda untuk Mahesa, siswa-siswi SD Barunawati juga menerima bantuan berupa buku, tas, alat tulis, dan sepatu. Sementara itu, para guru dan penjaga sekolah mendapatkan bantuan paket sembako.
Pihak sekolah menyambut baik dukungan yang diberikan BRI Peduli. Bantuan tersebut tidak hanya dirasakan oleh Mahesa, tetapi juga oleh siswa dan para guru di SD Barunawati.
“Kami atas nama SD Barunawati Semarang menyampaikan terima kasih kepada BRI Peduli, yang telah memberikan semua fasilitas untuk anak-anak, buku, tas dan sepatu, bahkan ada yang dapat sepeda. Selain itu, dari pihak guru juga berterima kasih telah diberikan bantuan paket sembako dari BRI Peduli yang tentunya sangat membantu kami,” ujar Wagiyem.
Saat mengetahui dirinya mendapatkan sepeda, Mahesa mengaku kaget. Ia tidak menyangka keinginan yang selama ini disimpannya akhirnya dapat terwujud.
“Kaget banget, tidak menyangka bisa dapat sepeda. Senang sama bangga juga. Alhamdulillah, dari dulu pengen punya sepeda sendiri. Sekarang kalau berangkat sekolah bisa naik sepeda, jadi nggak jalan kaki lagi,” kata Mahesa.
Sepeda tersebut kini menjadi bagian baru dari perjalanan Mahesa menuju sekolah. Dengan perjalanan yang lebih mudah, ia ingin terus belajar dan mengejar cita-cita yang selama ini diimpikannya.
“Saya ingin menjadi pemain sepak bola Timnas Indonesia sama astronot Indonesia. Suka main bola, jadi berharap bisa masuk Timnas. Saya juga mau jadi astronot juga, soalnya bisa pergi ke luar angkasa,” tuturnya.
Kelak ketika berhasil meraih cita-citanya, Mahesa ingin membahagiakan orang tua dan membuat mereka bangga.
“Kalau udah besar dan sukses, pengen bikin orang tua bangga dan senang. Terus juga ingin membanggakan negara Indonesia dan bantu orang tua,” ujarnya.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengungkapkan BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus memberikan dukungan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menemani langkah generasi muda dalam belajar dan meraih cita-cita.
“Semoga bantuan yang diberikan BRI Peduli dapat membantu Mahesa dalam semangatnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita,” ungkap Dhanny.
Kini, langkah Mahesa menuju sekolah tidak lagi hanya ditempuh dengan berjalan kaki. Sepeda yang sebelumnya menjadi keinginan sederhana kini telah menjadi bagian dari kesehariannya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membuat perjalanan Mahesa menuju sekolah menjadi lebih mudah sekaligus menjaga semangatnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.