Indomaret dan Pemkab Magelang Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Kewirausahaan

Media Digital
Media Digital Selasa, 06 Oktober 2026 16:32 WIB
Indomaret dan Pemkab Magelang Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Kewirausahaan

Indomaret dan Pemkab Magelang Dorong UMKM Naik Kelas melalui Pelatihan Kewirausahaan./ Ist

MAGELANG – Komitmen mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar ritel modern terus diperkuat. PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bersama Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri bagi pelaku UMKM lokal.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing produk UMKM agar memenuhi standar pemasaran di jaringan ritel modern, khususnya Indomaret. Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Magelang melalui penguatan sektor usaha kecil dan menengah.

Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Yogyakarta, Endow Firza Ediwindra, menjelaskan pelatihan difokuskan pada pemahaman teknis terkait standardisasi produk. Para peserta dibekali pengetahuan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi agar produk dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami ingin pelaku UMKM semakin mandiri dan memahami bagaimana menciptakan produk yang layak masuk ke pasar ritel modern, khususnya Indomaret,” ujar Endow.

Ia menambahkan, produk UMKM Magelang memiliki peluang besar untuk dipasarkan di gerai Indomaret. Tahap awal distribusi dilakukan di wilayah Kabupaten Magelang. Apabila respons pasar positif dan tingkat penjualan menunjukkan potensi yang baik, produk tersebut berpeluang dipasarkan ke jaringan Indomaret secara nasional.

Dalam sesi khusus, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai mekanisme masuk ke ritel modern yang disampaikan oleh Microeconomics Indomaret. Produk harus melalui tahapan seleksi dan kurasi yang mencakup aspek legalitas, kualitas, kapasitas produksi, konsistensi suplai, hingga standar kemasan.

Beberapa persyaratan utama yang wajib dipenuhi antara lain memiliki izin PIRT, sertifikasi halal, mencantumkan tanggal kedaluwarsa, komposisi bahan, serta informasi berat bersih atau gramasi yang jelas. Selain itu, pelaku UMKM juga harus memastikan kapasitas produksi stabil agar mampu memenuhi permintaan pasar secara berkelanjutan.

“Aspek konsistensi sangat penting. Ritel modern membutuhkan kepastian suplai. Jika permintaan meningkat, pelaku usaha harus siap memenuhi kebutuhan tersebut,” jelas Purwanto Wahyudi, Microeconomics Project Executive.

Selain legalitas dan kualitas produk, kemasan menjadi faktor penting dalam menarik minat konsumen. Kemasan harus rapi, aman, tidak mudah rusak, dan memiliki desain yang menarik agar mampu bersaing di rak penjualan.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pengembangan UMKM, Indomaret menyerahkan bantuan berupa dua unit gerobak usaha kepada pelaku UMKM terpilih. Bantuan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan produktivitas usaha.

Penyerahan gerobak UMKM tersebut menjadi simbol dorongan nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Magelang. Dengan fasilitas usaha yang lebih memadai, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta membuka peluang lapangan kerja baru di lingkungan sekitarnya.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang, Agung Setyohadi, S.Sos., M.Si., menyambut baik sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah tersebut. Ia mengimbau para pelaku UMKM untuk memanfaatkan kesempatan ini secara optimal.

“Manfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas usaha. Kami berharap UMKM Magelang mampu naik kelas, berdaya saing tinggi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Melalui kolaborasi antara Indomaret dan Pemerintah Kabupaten Magelang, diharapkan produk-produk lokal tidak hanya berkembang di pasar daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional melalui jaringan ritel modern. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online