Penumpang WNA Naik 7,8 Persen, KAI Daop 6 Perkuat Konektivitas Wisata

Media Digital
Media Digital Rabu, 07 Oktober 2026 13:22 WIB
Penumpang WNA Naik 7,8 Persen, KAI Daop 6 Perkuat Konektivitas Wisata

Minat wisatawan mancanegara (WNA) menggunakan layanan kereta api di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta terus meningkat. Sepanjang Januari-September 2026./ Istimewa

YOGYAKARTA—Minat wisatawan mancanegara (WNA) menggunakan layanan kereta api di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta terus meningkat. Sepanjang Januari-September 2026, tercatat 264.335 penumpang WNA menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 6. Jumlah tersebut meningkat 7,8% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 245.229 penumpang.

Dari total tersebut, sebanyak 135.897 penumpang WNA berangkat dari wilayah Daop 6 pada Januari-September 2026, naik 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 127.561 penumpang.

Sementara itu, jumlah penumpang WNA yang tiba di wilayah Daop 6 mencapai 128.438 penumpang, meningkat 9,1% dibandingkan Januari-September 2025 sebanyak 117.668 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kereta api dalam mendukung konektivitas pariwisata di Yogyakarta, Solo, dan wilayah sekitarnya.

“Pertumbuhan volume penumpang WNA di angka 7,8 persen pada periode Januari-September 2026 menunjukkan tingginya mobilitas wisatawan mancanegara yang memanfaatkan transportasi kereta api. Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu pintu masuk penting bagi wisatawan untuk menjangkau berbagai destinasi wisata di Yogyakarta dan Solo maupun wilayah sekitarnya,” ujarnya.

KAI, lanjut Feni, juga terus meningkatkan fasilitas dan layanan untuk memberikan kemudahan bagi wisatawan mancanegara. Fasilitas tersebut antara lain informasi dan petunjuk di stasiun maupun kereta dalam bahasa Inggris, papan informasi keberangkatan dan kedatangan, announcer, serta akses digital untuk pemesanan dan informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI.

Stasiun Yogyakarta Jadi Titik Utama

Adapun enam stasiun dengan volume keberangkatan WNA tertinggi di wilayah Daop 6 selama Januari-September 2026 yakni:

  1. Stasiun Yogyakarta: 108.210 penumpang
  2. Stasiun Solo Balapan: 11.548 penumpang
  3. Stasiun Lempuyangan: 11.002 penumpang
  4. Stasiun Wates: 1.368 penumpang
  5. Stasiun Purwosari: 1.064 penumpang
  6. Stasiun Klaten: 1.017 penumpang

Sementara itu, enam stasiun dengan volume kedatangan WNA tertinggi yakni:

  1. Stasiun Yogyakarta: 101.476 penumpang
  2. Stasiun Solo Balapan: 10.938 penumpang
  3. Stasiun Lempuyangan: 10.834 penumpang
  4. Stasiun Wates: 1.526 penumpang
  5. Stasiun Klaten: 967 penumpang
  6. Stasiun Purwosari: 966 penumpang

Tingginya mobilitas WNA tersebut menunjukkan posisi strategis Daop 6 sebagai salah satu gerbang wisatawan mancanegara. Yogyakarta dan Solo kerap menjadi titik awal perjalanan menuju destinasi lain, seperti Surabaya, Malang, hingga Banyuwangi.

Konektivitas kereta api dari dan menuju berbagai destinasi wisata juga membuka peluang pergerakan wisatawan yang lebih luas. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor pariwisata, tetapi juga akomodasi, kuliner, transportasi lanjutan, ekonomi kreatif, hingga UMKM di sekitar destinasi dan stasiun.

Feni mengatakan peningkatan mobilitas wisatawan melalui stasiun turut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi berbasis pariwisata.

“Kami melihat konektivitas kereta api bukan hanya tentang perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi juga bagaimana mobilitas tersebut dapat memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat. KAI Daop 6 Yogyakarta terus menghadirkan layanan transportasi yang dapat mendukung mobilitas masyarakat maupun wisatawan dengan menghubungkan berbagai wilayah di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan sekitarnya,” katanya.

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api, stasiun diharapkan semakin berperan sebagai simpul konektivitas yang memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat dan UMKM di berbagai daerah yang terhubung layanan kereta api, khususnya wilayah Daop 6 Yogyakarta.(Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online