Dispusip Bantul Targetkan Skor Literasi Masyarakat Naik
Dispusip Bantul menargetkan skor Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat 8,6 dan Tingkat Kegemaran Membaca 60 pada 2026.
Istimewa
JOGJA– Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY menyelenggarakan Forum Komunikasi Omah Jaga Warga Tingkat DIY Tahun 2026 di Edu Hotel Malioboro, Yogyakarta, Selasa (13/10). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Jaga Warga sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan sosial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat berbasis kearifan lokal.
Mengusung tema “Menguatkan Jejaring Omah Jaga Warga dalam Mewujudkan Ketenteraman dan Kamtibmas Berbasis Kemitraan Masyarakat di DIY”, forum ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan tingkat kabupaten/kota yang telah diinisiasi sejak Maret 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para ketua Omah Jaga Warga se-DIY, jajaran Satpol PP tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta perwakilan instansi terkait.
Dalam arahannya, Kepala Satpol PP DIY menegaskan bahwa Jaga Warga merupakan pilar penting dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Keberadaannya berakar pada budaya masyarakat Yogyakarta yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, kebersamaan, dan semangat guyub rukun. Merujuk pada Peraturan Gubernur DIY Nomor 41 Tahun 2023, penguatan peran Jaga Warga perlu diwujudkan melalui optimalisasi fungsi Omah Jaga Warga di tingkat kalurahan.
“Omah Jaga Warga tidak boleh hanya berhenti sebagai pemenuhan aspek administratif di atas kertas. Tempat ini harus benar-benar hidup menjadi ruang komunikasi yang hangat, wadah koordinasi yang cepat, dan pusat penguatan semangat guyub rukun di tingkat kalurahan. Kita harus mendorong kemandirian warga dalam mendeteksi dan menyelesaikan potensi gangguan ketenteraman secara mandiri dan bijaksana,” tegas Kepala Satpol PP DIY.
Selain memperkuat kelembagaan dan peran internal, forum ini juga menjadi sarana peningkatan wawasan melalui kolaborasi lintas sektor. Kepala Bidang Hukum Polda DIY hadir menyampaikan materi mengenai transformasi kepemimpinan kepolisian yang adaptif dan kolaboratif melalui semangat Gandeng Gendong. Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya membangun sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang humanis, partisipatif, dan berbasis kemitraan.
Aspek kewaspadaan wilayah turut diperkuat melalui pemaparan Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) DIY Densus 88 Antiteror Polri mengenai perkembangan isu radikalisme. Materi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kemampuan deteksi dini para pengurus Omah Jaga Warga terhadap potensi penyebaran paham radikal yang dapat mengancam kerukunan dan keutuhan sosial masyarakat.
Melalui konsolidasi dan pertukaran pengetahuan ini, seluruh elemen Omah Jaga Warga se-DIY diharapkan semakin memperkuat jejaring komunikasi, meningkatkan koordinasi lintas wilayah, serta mengembangkan langkah-langkah preventif dalam menghadapi potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Jaga Warga yang aktif, mandiri, dan responsif terhadap dinamika sosial di lingkungannya. Dengan demikian, Omah Jaga Warga diharapkan tidak hanya menjadi pusat koordinasi, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kepedulian dan tanggung jawab bersama demi mewujudkan DIY yang aman, nyaman, tenteram, dan damai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispusip Bantul menargetkan skor Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat 8,6 dan Tingkat Kegemaran Membaca 60 pada 2026.
Uni Eropa dan China menyepakati aturan perdagangan untuk mengendalikan ekspor mobil listrik, mempermudah ekspor tanah jarang, dan menekan defisit dagang.
Harga minyak Brent turun ke US$106,04 per barel seiring prospek pasokan diesel Rusia, di tengah kontroversi impor bahan bakar di AS.
Lebih dari 200 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara di tambang emas Sudan dekat perbatasan Mesir. Pemerintah memerintahkan penyelidikan.
Tiga rudal Houthi dilaporkan mengarah ke Riyadh dan Khamis Mushait. Arab Saudi menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat.
KPK mengirim surat panggilan ulang kepada Nusron Wahid sebagai saksi dugaan korupsi di ATR/BPN, terkait suap pengurusan sertifikat tanah di Bogor.