Advertisement
Potret Kinerja Pembangunan di Kulon Progo
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan bersama Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko
Advertisement
Potret Kinerja Pembangunan di Kulonprogo

Advertisement
Di tengah keterbatasan APBD dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo tetap berkomitmen mewujudkan pembangunan infrastruktur dari berbagai sumber untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Hal ini ditegaskan Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, saat meninjau kondisi ruas jalan Gotakan–Cerme, Panjatan, serta Jembatan Nglinggan, Trisik, Banaran, Galur, Selasa (23/9/2025).

Di Kulon Progo, tepatnya di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, dibangun Sekolah Rakyat di lahan seluas 7,1 hektare yang direncanakan selesai pembangunan pada 19 Juli 2026. Sekolah ini memiliki daya tampung sebanyak 1.080 siswa untuk tiga jenjang pendidikan dengan fasilitas asrama (boarding school). Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, saat sosialisasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut, Jumat (9/1/2026), mengatakan tujuan pendirian Sekolah Rakyat adalah untuk memuliakan keluarga kurang mampu melalui akses pendidikan berkualitas berbasis Kurikulum Standar Nasional Pendidikan dengan penguatan karakter, kepemimpinan, dan nasionalisme.

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyerahkan bantuan bibit dan pelatihan pengembangan kelapa genjah dari Kementerian Pertanian kepada 43 kelompok tani dalam Gerakan Tanam Kelapa Genjah seluas 127 hektare. Kegiatan ini dipusatkan di Penggung, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Selasa (25/11/2025).

Sebanyak 22 ton gula semut produksi masyarakat Kulon Progo berhasil menembus pasar ekspor benua Amerika. Pelepasan ekspor dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A., dan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, B.A., M.Sc., didampingi Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko beserta jajaran. Acara berlangsung di rumah produksi Koperasi Nira Lestari Golden Ngaseman, Hargorejo, Kokap, Kamis (20/3/2025).

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu upaya dilakukan melalui layanan Puskesmas yang tidak hanya menyediakan pelayanan kesehatan umum, tetapi juga layanan konsultasi psikologi klinis untuk pencegahan dan penanganan gangguan mental dan kesehatan jiwa. Layanan ini dilakukan oleh dokter Puskesmas serta didukung kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, antara lain UGM, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), UNY, dan lainnya.

Pemkab Kulon Progo berkomitmen meningkatkan kualitas rumah hunian warga dan permukiman masyarakat yang sehat, aman, dan layak. Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK) menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan BAZNAS Kulon Progo. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Dengok, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan, Kamis (5/2/2026). Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan kelanjutan dari program pengentasan kemiskinan tahun 2026, dengan total 60 lokasi RTLH di Kulon Progo yang akan mendapat bantuan serupa.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan meresmikan kegiatan Ngulir Budi (Ngupoyo Hulu Hilir Budidayo Iwak) di Kompleks Wisata Tebing Watubulus, Padukuhan Siwalan, Kalurahan Sentolo, Kamis (21/8/2025). Budidaya perikanan terintegrasi atau Integrated Fish Farming (IFF) ini menjadi upaya pembinaan kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) untuk melaksanakan usaha perikanan secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Program ini meliputi budidaya pakan alami benih ikan (cacing sutera), pembenihan ikan, pembesaran ikan, pemasaran dan pengolahan hasil perikanan, serta pemanfaatan lainnya termasuk eduwisata perikanan.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menghadiri Pentas Seni Non Rekognisi Gelar Potensi Anak di Pendopo Kapanewon Pengasih, Senin (3/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh sekolah PAUD di Kapanewon Pengasih, sementara untuk jenjang TK, SD, dan SMP dilaksanakan pada bulan-bulan berikutnya. Pentas Seni Non Rekognisi ini juga diselenggarakan secara bergiliran di seluruh kapanewon di Kulon Progo sebagai cerminan semangat belajar, hasil kerja keras, kreativitas, kolaborasi, dan tanggung jawab peserta didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
- Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 21 Februari 2026, Lengkap Semua Stasiun
Advertisement
Jangan Disamakan, Puasa Ramadan Berbeda dengan Diet IF
Advertisement
Advertisement
Advertisement






