Advertisement

Komisi A DPRD DIY Usulkan Sokongan untuk Anak Praka Farizal

Media Digital
Kamis, 02 April 2026 - 19:27 WIB
Maya Herawati
Komisi A DPRD DIY Usulkan Sokongan untuk Anak Praka Farizal Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto. / ist

Advertisement

KULONPROGO—Nasib anak berusia dua tahun dari almarhum Praka Farizal Romadhon menjadi perhatian dalam kunjungan takziah Komisi A DPRD DIY di Sidorejo, Lendah, Kulonprogo. Selain duka mendalam, muncul dorongan agar masa depan keluarga yang ditinggalkan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto datang langsung ke rumah duka, Rabu (1/4/2026), menemui ayah almarhum, Pak Senam, beserta keluarga. Kehadiran para wakil rakyat ini menjadi bentuk empati sekaligus langkah awal mendorong kebijakan konkret bagi keluarga prajurit yang gugur.

Advertisement

Perhatian untuk Anak yang Ditinggalkan

Dalam pertemuan tersebut, Eko Suwanto menegaskan pentingnya perhatian jangka panjang bagi keluarga, khususnya putra almarhum yang masih balita.

Ia mendorong Pemda DIY memberikan dukungan nyata, seperti beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi, agar masa depan anak almarhum tetap terjamin.

"Almarhum ini masih punya putra, baru umur dua tahun, dari istri yang sangat setia mendampingi," ujarnya.

Menurutnya, perhatian ini penting karena Praka Farizal gugur saat menjalankan tugas negara sebagai bagian dari misi perdamaian dunia.

Dorongan Gelar Pahlawan Nasional

Selain perhatian bagi keluarga, Komisi A DPRD DIY juga mendorong pemerintah pusat memberikan penghargaan tertinggi berupa gelar Pahlawan Nasional kepada tiga prajurit TNI yang gugur.

Mereka adalah Praka Farizal Romadhon, Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang bertugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon di Lebanon Selatan.

"Kita memyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Mas Farizal Romadhon di Lebanon, sekaligus ini ucapan duka yang mendalam atas meninggalnya tiga prajurit TNI di Lebanon serta tiga yang luka," kata Eko.

Ia menilai ketiganya mewakili bangsa Indonesia dalam menjalankan amanat konstitusi menjaga perdamaian dunia.

Pemulangan Jenazah dan Respons Pemerintah

Eko Suwanto juga menyampaikan pihaknya terus memantau proses pemulangan jenazah ke tanah air. Ia telah berkomunikasi dengan jajaran TNI untuk memastikan kepastian waktu kedatangan almarhum di DIY.

"Saya juga sudah komunikasi dengan Pak Danrem dan jajaran untuk terus memonitor kapan jenazah akan tiba," ujarnya.

Selain itu, Komisi A DPRD DIY berencana menggelar rapat bersama Pemda DIY untuk merumuskan bentuk perhatian bagi keluarga yang ditinggalkan.

Informasi yang dihimpun, Praka Farizal seharusnya menyelesaikan tugasnya pada April dan dijadwalkan pulang pada Mei 2026. Namun, menjelang akhir masa tugas, ia gugur akibat serangan yang terjadi di wilayah penugasan.

Kecaman atas Serangan dan Dorongan Sikap Tegas

Dalam kesempatan itu, Eko Suwanto juga mengutuk serangan yang menyebabkan gugurnya prajurit TNI. Ia menilai tindakan tersebut melanggar hukum humaniter internasional serta resolusi Dewan Keamanan PBB.

Ia mendesak pemerintah Indonesia untuk aktif berkoordinasi dengan lembaga internasional dan menyampaikan persoalan ini ke Perserikatan Bangsa-Bangsa agar ada langkah tegas terhadap pihak yang menyerang pasukan perdamaian.

"Serangan ini melukai hati seluruh rakyat Indonesia dan kita berharap pemerintah berani bersikap tegas terhadap pihak yang menyerang pasukan perdamaian di Lebanon," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para prajurit yang gugur agar mendapatkan tempat terbaik. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tips Merawat Burung Murai Batu agar Rajin Bunyi dan Siap Lomba

Tips Merawat Burung Murai Batu agar Rajin Bunyi dan Siap Lomba

Jogja
| Kamis, 02 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Makanan Ini Disebut Bisa Redam Dampak Polusi Udara

Makanan Ini Disebut Bisa Redam Dampak Polusi Udara

Lifestyle
| Kamis, 02 April 2026, 19:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement