Yayaya Fest Hadirkan Festival Musik Inklusif dan Ramah Lingkungan di Kridosono
Yayaya Fest 2026 digelar di Stadion Kridosono, Jogja, dengan konsep musik inklusif dan ramah lingkungan, dilengkapi fasilitas difabel serta program pengelolaan
Redaktur buku Mendidik, Melatih, Menggembleng Anak agar Mempunyai Otak Cerdas dan Jenius, Putri Nirmala Istimewa/DPAD DIY; Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai (depan, lima dari kiri), berfoto bersama dalam bedah buku./ Ist
SLEMAN - Pengasuhan anak tidak cukup hanya mengandalkan satu buku. Orang tua perlu memperkaya pengetahuan melalui berbagai referensi, sekaligus meningkatkan kemampuan memahami bacaan agar dapat menerapkan pola asuh yang mendukung perkembangan kecerdasan dan karakter anak.
Pesan tersebut mengemuka dalam bedah buku berjudul Mendidik, Melatih, Menggembleng Anak agar Mempunyai Otak Cerdas dan Jenius di Balai RW 15 Donokitri, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Sleman, Selasa (21/7).
Valentina Laoli mengatakan buku tersebut disusun sebagai panduan praktis bagi orang tua. Meski demikian, dia menegaskan pengasuhan anak mencakup banyak aspek sehingga tidak dapat dipelajari hanya dari satu referensi.
“Kalau ditanya perlu referensi lain atau tidak, tetap perlu. Mendidik anak itu banyak sisi, mulai dari nutrisi, lingkungan sampai keluarga,” kata Putri saat memaparkan materinya, Selasa.
Dia menyarankan masyarakat memanfaatkan koleksi Perpustakaan Daerah DIY sebagai pelengkap pengetahuan karena menyediakan berbagai buku pengasuhan yang dapat dipinjam secara gratis.
“Karena saya juga sering memanfaatkan layanan perpustakaan tersebut untuk mencari referensi dalam mendidik anak saya,” kata dia.
Praktisi pendidikan, Bagas Auallya Darmawan, mengatakan pengasuhan juga harus memperhatikan pembentukan karakter di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi. Menurutnya, anak memerlukan bekal karakter agar mampu menyaring berbagai informasi yang kini mudah diakses.
“Informasi jangan kita cari, tetapi bisa datang kapan saja dan mudah diakses,” kata Bagas.
Untuk itu, dia mendorong penguatan budaya lokal, terutama unggah-ungguh, sejak usia dini. Bagas menilai tata krama, cara berpakaian, perilaku, dan sikap merupakan bagian penting dari pembentukan karakter. Dia juga mengajak masyarakat tetap memegang falsafah Jawa seperti ajining diri saka lati, ajining rogo saka busono, dan ajining awak saka tumindak agar kecerdasan tumbuh seiring akhlak yang baik.
Budaya Berdiskusi
Sementara itu, Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, mengatakan tema pengasuhan anak dipilih karena dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan minat baca sekaligus membangun budaya berdiskusi berdasarkan isi buku.
“Kalau buku yang berat-berat, minat baca masyarakat akan sulit tumbuh. Karena itu kami memilih tema yang sederhana sehingga semua kalangan bisa mengikuti pembahasannya,” kata Anton.
Anton mengatakan kegiatan serupa akan terus digelar dengan tema lain yang mudah dipahami masyarakat, seperti stunting, gizi, dan keperawatan berbasis keluarga. Dia juga berharap buku yang telah dibedah dapat dipinjamkan kepada warga lain agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.
Selain itu, Anton menyebut penanganan tengkes di Gamping relatif lebih baik dibandingkan sejumlah wilayah lain di Sleman. Namun, peningkatan kualitas pengasuhan tetap perlu dilakukan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Sementara itu, Pustakawan Ahli Madya DPAD DIY, Muhammad Hadi Pranoto, mengatakan bedah buku tersebut diharapkan menjadi pemicu agar masyarakat terus membangun kebiasaan membaca sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Acara ini merupakan stimulan untuk dapat melanjutkan aktivitas membaca buku kapan saja dan di mana saja,” kata Hadi.
“Tidak cukup hanya peningkatan minat baca saja. Perlu dilanjutkan meningkatkan terus daya baca dan skill membaca,” kata Hadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yayaya Fest 2026 digelar di Stadion Kridosono, Jogja, dengan konsep musik inklusif dan ramah lingkungan, dilengkapi fasilitas difabel serta program pengelolaan
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 22 Oktober 2026 di MPP Kabupaten Sleman, lengkap dengan jadwal Satpas, SIMMADE, dan layanan malam.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Kamis, 22 Oktober 2026 di QHomemart SIM Corner JCM dan Ramai Mall, beserta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 22 Oktober 2026, didominasi berawan. Simak suhu udara dan kondisi cuaca di lima kabupaten/kota.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.