Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Atasi Kemiskinan Menuai Berbagai Apresiasi
Upaya penanganan kemiskinan secara terpadu yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuai berbagai apresiasi dari berbagai pihak.
Suasana gelar wicara sekaligus peluncuran SAPA PUSTAKA di DPAD DIY, Jumat (4/9). / Harian Jogja - Kiki Luqman
JOGJA— Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY meluncurkan inovasi layanan konsultasi perpustakaan bertajuk Sahabat Asistensi dan Pendampingan Perpustakaan (SAPA PUSTAKA). Layanan tersebut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk membantu masyarakat memperoleh informasi dan asistensi terkait perpustakaan secara lebih cepat.
Kepala DPAD DIY, Syam Arjayanti, mengatakan kehadiran SAPA PUSTAKA tidak lepas dari keterbatasan jumlah pustakawan yang dari tahun ke tahun cenderung berkurang. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan konsultasi perpustakaan terus meningkat.
"Kalau bicara berkaitan tentang inovasi SAPA PUSTAKA ini kan salah satu inovasi yang menjawab kita itu kan pustakawan kita itu dari tahun ke tahun, bukan semakin bertambah ya, malah justru semakin berkurang," kata Syam dalam acara peluncuran Program SAPA PUSTAKA di Teras Balai Layanan Pustaka DPAD DIY, Jumat (4/9/2026).
Menurut Syam, masyarakat sebenarnya telah memiliki sejumlah saluran untuk mencari informasi. Namun, informasi yang diperoleh dari berbagai sumber belum tentu memiliki tingkat validitas yang dapat dipastikan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan DPAD DIY mengembangkan SAPA PUSTAKA.
Melalui layanan ini, pengetahuan pustakawan pembina yang mencakup regulasi, standar, teknis pengelolaan, hingga pengalaman dalam menyelesaikan persoalan perpustakaan dihimpun dan dikelola dalam sebuah basis pengetahuan atau knowledge base.
Pada tahap awal, kata Syam, SAPA PUSTAKA difokuskan untuk menjawab pertanyaan seputar perpustakaan, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan pedoman dan akreditasi. Ke depan, cakupan layanan tersebut masih memungkinkan diperluas dengan topik lain yang relevan dengan kebutuhan pengguna perpustakaan.
"Ya, harapannya masyarakat akan terbantukan dengan adanya SAPA PUSTAKA dengan informasi yang cepat, tidak harus datang ke sini," ujarnya.
Dia menambahkan, keberadaan teknologi AI juga diharapkan dapat memangkas waktu tunggu masyarakat ketika membutuhkan informasi. Pengguna tidak harus menunggu pesan dibaca dan dibalas seperti ketika menggunakan layanan percakapan biasa.
"Dengan SAPA PUSTAKA kan bisa langsung terjawabkan. Ada jawabannya, kecuali memang kalau ada hal yang belum bisa terjawab, bisa langsung dihubungkan dengan pustakawannya," katanya.
Cara Mengakses SAPA PUSTAKA
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan DPAD DIY, Zulfa Kurniawan, menjelaskan SAPA PUSTAKA dapat diakses melalui situs resmi DPAD DIY di laman dpad.jogjaprov.go.id.
Setelah masuk ke situs tersebut, pengguna akan menemukan widget SAPA PUSTAKA di bagian pojok kiri bawah. Pengguna dapat mengeklik widget tersebut dan mengisi sejumlah data awal berupa nama, alamat surel, serta instansi sebelum memulai percakapan.
Setelah percakapan dimulai, pengguna dapat memasukkan pertanyaan yang berkaitan dengan perpustakaan. Pertanyaan tersebut kemudian diproses oleh chatbot berbasis AI dengan mengacu pada pengetahuan yang telah dikurasi dan dimasukkan ke dalam sistem.
Zulfa menegaskan pemanfaatan AI dalam SAPA PUSTAKA bukan untuk menggantikan peran pustakawan. Teknologi tersebut digunakan sebagai pintu masuk agar masyarakat bisa mendapatkan jawaban awal secara cepat.
"Kalau pertanyaan membutuhkan penjelasan lebih mendalam atau belum dapat dijawab sistem, pengguna dapat diarahkan kepada pustakawan pembina," katanya.
Dengan pola tersebut, SAPA PUSTAKA menggabungkan teknologi dengan pengetahuan dan peran manusia. DPAD DIY berharap inovasi ini dapat memperluas jangkauan pelayanan konsultasi perpustakaan sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh informasi yang valid.
Perkuat Jaringan Perpustakaan
Selain meluncurkan SAPA PUSTAKA, DPAD DIY juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) program Sistem Perpustakaan Terpadu Jogja Library for All (SEPATU JOLIFA).
SEPATU JOLIFA merupakan inovasi layanan digital DPAD DIY yang menghubungkan berbagai perpustakaan di DIY. Melalui layanan ini, masyarakat dapat mencari katalog buku dari puluhan perpustakaan yang tergabung dalam jaringan Jogja Library for All.
Selain pencarian katalog secara daring, SEPATU JOLIFA juga menyediakan layanan silang layan dan silang pinjam sehingga pengguna dapat mengakses koleksi perpustakaan anggota lainnya.
Jaringan tersebut mencakup berbagai jenis perpustakaan, mulai dari perpustakaan daerah, perguruan tinggi, hingga sekolah di wilayah DIY. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya penanganan kemiskinan secara terpadu yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuai berbagai apresiasi dari berbagai pihak.
Hasil Real Betis vs Real Madrid berakhir 1-0. Troy Parrott mencetak gol kemenangan, sementara penalti Kylian Mbappe digagalkan Valles.
Suasana berbeda menyambut puluhan delegasi dari berbagai negara yang mengikuti CALD Conference on Democratic Resilience in Southeast and East Asia di Yogyakarta
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY meluncurkan inovasi layanan konsultasi perpustakaan bertajuk Sahabat Asistensi dan Pendampingan Perpustakaan
Promo DAMRI YIA-Jogja Rp50.000 diperpanjang hingga September 2026. Simak titik layanan dan jadwal keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 5 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.