Ratusan Pelajar DIY-Jateng Adu Akurasi Roket Air di Embung Giwangan
Sebanyak 522 pelajar dari 71 sekolah di DIY dan Jawa Tengah menguji ketelitian mereka dalam Kontes Roket Air yang digelar Taman Pintar di Taman Budaya Embung Gi
Harian Jogja/Andreas Yuda PramonoPeserta dan pemateri hari pertama Bimtek) Pencegahan HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Penyalahgunaan Napza di Tempat Kerja Angkatan I Tahun 2026 berfoto bersama, Selasa (21/7). Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
JOGJA - Pendekatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan dinilai perlu bertransformasi dari yang sebelumnya hanya berfokus pada risiko fisik, menjadi mencakup aspek kesehatan psikososial, termasuk penghapusan stigma terhadap pekerja dengan HIV.
Langkah tersebut dinilai tidak hanya melindungi hak pekerja, tetapi juga menguntungkan perusahaan melalui peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha.
Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Penyalahgunaan Napza di Tempat Kerja Angkatan I Tahun 2026 yang digelar Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY pada 21-23 Juli 2026.
Kegiatan yang diikuti 30 30 perusahaan yang mayoritas berasal dari sektor perhotelan itu bertujuan memperkuat kapasitas perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, inklusif, dan bebas stigma.
Sekretaris Disnakertrans DIY, Nuriyyatul Maziyyah, mengatakan persoalan HIV/AIDS, TBC, dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) masih menjadi tantangan yang berdampak tidak hanya pada kesehatan pekerja, tetapi juga produktivitas kerja dan keberlangsungan perusahaan."Permasalahan HIV/AIDS, TBC, dan juga penyalahgunaan napza masih menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama. Permasalahan ini tidak hanya berdampak bagi kesehatan pekerja, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas kerja, keberlangsungan perusahaan, serta kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan," kata Nuriyyatul, Selasa (21/7).
Menurut dia, lingkungan kerja harus menjadi bagian dari sistem pencegahan melalui penguatan edukasi, deteksi dini, penghapusan stigma dan diskriminasi, serta penciptaan tempat kerja yang aman dan produktif.
Kepala Seksi Pengawasan Norma Kerja III Disnakertrans DIY, Muhammad Sulthoni Wibowo, menjelaskan bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas personel K3 perusahaan agar mampu menyusun program pencegahan HIV/AIDS, TB, dan penyalahgunaan napza sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menerapkan kebijakan yang mendukung kesehatan pekerja. "Tujuan lainnya adalah meningkatkan jumlah perusahaan yang memiliki komitmen ataupun kebijakan untuk menerapkan aturan-aturan yang terkait dengan pencegahan HIV/AIDS, TB, dan penyalahgunaan NAPZA di tempat kerja."
Beragam Materi
Di hari pertama bimtek, Selasa, Mohamad Zaenal Abidin dari Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) menyampaikan bahwa stigma dan diskriminasi terhadap pekerja dengan HIV harus dipandang sebagai risiko psikososial dalam sistem K3 modern. “Ketakutan terhadap pengucilan kerap membuat pekerja enggan melakukan pemeriksaan kesehatan maupun menjalani pengobatan secara terbuka,” kata dia.
Sementara Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Madya Disnakertrans DIY, Wahyu Widiatmanto,
mengatakan pemerintah memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memiliki komitmen menjalankan program pencegahan HIV/AIDS dan TB di tempat kerja. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari pembinaan K3 untuk mendorong perusahaan membangun lingkungan kerja yang sehat dan inklusif. “Program TB merupakan program baru yang diupayakan pemerintah untuk mengapresiasi perusahaan yang berkomitmen melaksanakan pembinaan dan pelatihan kepada pekerja berkaitan dengan TBC, sehingga tidak ada stigma maupun diskriminasi di tempat kerja."
Adapun, pada hari kedua nantinya, materi disampaikan oleh narasumber dari Komisi D DPRD DIY dan SR (Sub-Recipient) TBC Siklus Indonesia yang membahas penguatan kebijakan serta pencegahan tuberkulosis (TBC) di tempat kerja. Sementara pada hari ketiga, peserta memperoleh materi mengenai pencegahan penyalahgunaan napza dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 522 pelajar dari 71 sekolah di DIY dan Jawa Tengah menguji ketelitian mereka dalam Kontes Roket Air yang digelar Taman Pintar di Taman Budaya Embung Gi
Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC terkena sanksi pengurangan dua poin akibat perubahan home base setelah Club Licensing Cycle 2025/2026 ditutup.
Progres sejumlah proyek jalan kabupaten Sleman melampaui rencana. Jalan Turi-Gondoarum mencatat deviasi positif 55,96 poin persentase.
File penting terhapus di laptop? Simak cara mengembalikan file di Windows dan Mac menggunakan Undo, Recycle Bin atau Trash, hingga aplikasi pemulihan data.
Sebanyak 522 pelajar dari 71 sekolah di DIY dan Jawa Tengah menguji ketelitian mereka dalam Kontes Roket Air yang digelar Taman Pintar di Taman Budaya Embung Gi
PSIM Jogja ditahan Persita 1-1 pada laga HUT ke-97 klub. Van Gastel menyoroti passing dan gol mudah yang membuat Laskar Mataram gagal menang.