Sebaran Abu Erupsi Gunung Merapi Mencapai Radius 30 Kilometer
Awan Panas Guguran (APG) terpantau beberapa kali terjadi pada Minggu (21/1/2024). Dampaknya sebagian wilayah di Boyolali dan Klaten terdampak hujan abu.
Awan Panas Guguran (APG) terpantau beberapa kali terjadi pada Minggu (21/1/2024). Dampaknya sebagian wilayah di Boyolali dan Klaten terdampak hujan abu.
Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Minggu (21/1/2024) mengeluarkan hujan abu vulkanik dan mengguyur tujuh kecamatan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Gunung Merapi kembali erupsi pada Minggu (21/1/2024) siang. Hujan abu meluas hingga kawasan perkotaan Boyolali, Jawa Tengah dan sejumlah kecamatan.
Gumpalan awan panas guguran yang membubung terlihat meski puncak Gunung Merapi tertutup kabut.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas. Beberapa desa di Boyolali diguyur hujan abu tipis, Minggu (21/1/2024) pagi.
BPPTKG) menginformasikan adanya awan panas guguran dari Gunung Merapi, Minggu (21/1/2024) pukul 08:25 WIB.
Hujan berdurasi cukup lama di area puncak Gunung Merapi memicu serentetan awan panas guguran. Tejadi dini hari dan pagi hari, jarak luncur maksimum awan panas y
Guguran lava kembali terjadi di Gunung Merapi awal pekan ini. Guguran lava terpantau mengarah ke sektor selatan-barat daya dan tenggara.
Sejumlah aktivitas vulkanik terpantau masih terjadi di Gunung Merapi selama sepekan. Aktivitas awan panas dan guguran lava bahkan mengubah morfologi kubah barat
Area puncak Gunung Merapi kembali didera hujan hari ini. Sementara aktivitas awan panas guguran juga menyusul terjadi di kawasan puncak.