Status Masih Siaga, Puluhan Kali Guguran Lava Masih Terjadi di Gunung Merapi
Aktivitas guguran lava terpantau kembali terjadi di Gunung Merapi. Puluhan guguran lava terpantau terjadi dalam kurun waktu dua hari.
Aktivitas guguran lava terpantau kembali terjadi di Gunung Merapi. Puluhan guguran lava terpantau terjadi dalam kurun waktu dua hari.
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY), Rabu (20/12/2023) meluncurkan guguran lava sebanyak 10 kali.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkapkan Gunung Merapi terus mengeluarkan guguran lava dengan jarak luncur maksimum
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa erupsi efusif. Keadaan ini berpotensi menghasilkan guguran lava dan awan panas
Gunung Merapi yang terletak di antara Kabupaten Sleman, DIY dan Boyolali, Jawa Tengah kembali meluncurkan awan panas, Jumat (8/12/2023).
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Jumat (8/12/2023) sore.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terus mencatat sejumlah aktivitas vulkanik di Gunung Merapi.
Pasca terjadinya empat awan panas guguran lava pada Senin (4/12/2023) petang, sejumlah aktivitas vulkanik masih terus terjadi di Gunung Merapi.
Meski begitu, masih ada masyarakat yang nekat akan melakukan pendakian. Warga sekitar diharapkan dapat menjadi garda terdepan untuk mengingatkan pendaki.
Jalur Pendakian Gunung Merapi ditutup Sejak 2018, Namun Masih Pendaki yang Nekat