Merapi Luncurkan Awan Panas Pertama 2021, Status Tak Berubah Jadi Awas. Ini Alasannya
Gunung Merapi meluncurkan awan panas pertama pada Kamis (7/1/2021) pukul 08.02 WIB. Kendati demikian pemerintah belum mengubah status bencana menjadi Awas.
Gunung Merapi meluncurkan awan panas pertama pada Kamis (7/1/2021) pukul 08.02 WIB. Kendati demikian pemerintah belum mengubah status bencana menjadi Awas.
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi terus meningkat. Setelah tiga hari yang lalu terlihat guguran lava pijar pertama, pada Kamis (7/1/2021) pagi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan adanya guguran awan panas pertama.
Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitasnya. Terjadi awan panas guguran Merapi pada Kamis (7/1/2021) pukul 08.02 WIB. Awan panas ini mengarah ke hulu Kali Krasak.
Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak sembilan kali pada Kamis (7/1/2021) pagi untuk periode pengamatan antara pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB. Sedangkan untuk periode penamatan Rabu (6/1/2021) pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB lava pijar tidak teramati.
Guguran lava pijar kembali teramati di puncak Gunung Merapi pada Selasa (5/1/2020). Pada hari itu, teramati setidaknya empat guguran lava pijar dengan intensitas kecil dan jarak luncur 400 meter ke arah kali Krasak. Sebanyak enam kali suara guguran terdengar.
Gelombang pengungsi di barak pengungsian Balai Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, terus bertambah seiring meningkatnya aktivitas Gunung Merapi. Berdasarkan data dari pemerintah desa Glagaharjo, pengungsi yang berada di barak pengungsian per Selasa (5/1/2020) malam sebanyak 328 orang.
Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak enam kali dalam semalam pada periode pengamatan Selasa (5/1/2021) pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB dan Rabu (6/1/2021) pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB. Jarak luncur itu dilaporkan dengan jauh sekitar 400 meter mengarah ke barat daya.
Gunung Merapi saat ini telah memasuki fase erupsi 2021. Hal tersebut disampaikan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam siaran informasi aktivitas terkini Gunung Merapi yang disampaikan secara daring pada Selasa (5/1/2021).
Seiring dengan meningkatnya aktivitas Gunung Merapi, warga Kalitengah Lor Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, mendapatkan paparan langsung oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengenai perkembangan Gunung Merapi yang saat ini telah berstatus siaga level III di aula balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman pada Selasa (5/12/2021).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memantau terjadinya guguran diduga lava pijar dari Gunung Merapi pada Senin (4/1/2021) malam.