Sehari, Merapi Alami 32 Kali Guguran & 39 Kali Gempa Vulkanik Dangkal
Gunung Merapi mengalami 32 kali guguran dan 39 kali gempa vulkanik dangkal selama sehari pada periode pengamatan sejak pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB, Jumat (4/12/2020).
Gunung Merapi mengalami 32 kali guguran dan 39 kali gempa vulkanik dangkal selama sehari pada periode pengamatan sejak pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB, Jumat (4/12/2020).
BPPTKG menyatakan ada sedikit perubahan pada morfologi puncak Merapi khususnya di bagian barat laut.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi mengalami 39 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Rabu (2/12/2020) mulai pukul 00.00-24.00 WIB.
Suara guguran material terdengar dua kali di Merapi pada periode pemantauan pukul periode 00.00 WIB hingga 06.00 WIB Kamis (3/12/2020).
Pemkab Klaten memperoleh bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 2.500 swab antigen untuk penanganan pengungsi Gunung Merapi. Rencananya, seluruh warga Klaten yang tinggal di kawasan rawan bencana III erupsi Merapi bakal menjalani swab test memanfaatkan bantuan tersebut.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta memperkirakan sumber tekanan magma di Gunung Merapi saat ini berada pada kedalaman 1,3 kilometer dari puncak.
Ancaman bahaya letusan Gunung Merapi ke sisi barat tidak luput dari perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman. Warga di dua kecamatan yakni Pakem dan Turi mulai diberikan sosialisasi terkait dengan potensi ancaman luncuran material Gunung Merapi ke sisi barat.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi mengalami 46 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Senin (30/11/2020) mulai pukul 00.00-24.00 WIB.
Gunung Merapi meluncurkan guguran material sejauh 3 kilometer (km) pada November. Intensitas kegempaan pada bulan lalu meningkat lima kali lipat dibandingkan dengan Oktober. Potensi awan panas sejauh 5 km.
Tiga gunung berapi di Indonesia meletus dalam tempo waktu yang berdekatan. Mulai dari Gunung Merapi di DIY-Jawa Tengah, Gunung Semeru di Jawa Timur, kemudian Gunung Lewotolok di Nusa Tenggara Timur.