BPPTKG Tegaskan Aktivitas Gunung Merapi Masih Tinggi
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) berkesimpulan jika aktivitas seismik maupun deformasi yang terjadi di Gunung Merapi masih tinggi.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) berkesimpulan jika aktivitas seismik maupun deformasi yang terjadi di Gunung Merapi masih tinggi.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan terdapat rekahan di dalam dan tebing kawah Gunung Merapi. Rekahan tersebut berada di sektor barat-barat laut. Munculnya rekahan berdasarkan data morfologi dengan satelit pada Rabu (2/12/2020) lalu.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan suara guguran terdengar sebanyak satu kali dari Gunung Merapi. Suara guguran tersebut berdasarkan periode pengamatan pada Jumat (4/12/2020) mulai pukul 00.00 WIB sampai 24.00 WIB.
Gunung Merapi mengalami 32 kali guguran dan 39 kali gempa vulkanik dangkal selama sehari pada periode pengamatan sejak pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB, Jumat (4/12/2020).
BPPTKG menyatakan ada sedikit perubahan pada morfologi puncak Merapi khususnya di bagian barat laut.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi mengalami 39 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Rabu (2/12/2020) mulai pukul 00.00-24.00 WIB.
Suara guguran material terdengar dua kali di Merapi pada periode pemantauan pukul periode 00.00 WIB hingga 06.00 WIB Kamis (3/12/2020).
Pemkab Klaten memperoleh bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 2.500 swab antigen untuk penanganan pengungsi Gunung Merapi. Rencananya, seluruh warga Klaten yang tinggal di kawasan rawan bencana III erupsi Merapi bakal menjalani swab test memanfaatkan bantuan tersebut.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta memperkirakan sumber tekanan magma di Gunung Merapi saat ini berada pada kedalaman 1,3 kilometer dari puncak.
Ancaman bahaya letusan Gunung Merapi ke sisi barat tidak luput dari perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman. Warga di dua kecamatan yakni Pakem dan Turi mulai diberikan sosialisasi terkait dengan potensi ancaman luncuran material Gunung Merapi ke sisi barat.