Permukaan Air Tanah di Jogja Semakin Menurun, Ini Penjelasan Pakar UGM
Pakar manajemen air UGM membeberkan sejumlah faktor penyebab penurunan air tanah di DIY.
Pakar manajemen air UGM membeberkan sejumlah faktor penyebab penurunan air tanah di DIY.
Kemantren Gedongtengen mengadakan sosilisasi bersama PDAM Tirtatama terkait pentingnya menggunakan air bersih dan sehat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BPBD Gunungkidul mencatat sudah menyalurkan bantuan air bersih di 14 kapanewon. Total dari target penyaluran 1.026 tangki sudah terdistribusi 612 tangki.
Penurunan permukaan air tanah di Bumi Mataram rata-rata terjadi sebanyak 37 centimeter selama musim kemarau tiap bulan pada Juli-September.
Sumur resapan di Kota Jogja kian bertambah tiap tahun, kini sudah ada 2.740 unit dengan total panjang 27.400 meter.
Kemarau panjang menyebabkan turunnya permukaan air tanah di Bumi Mataram. Penurunan air ini menyebabkan volume air sumur juga kian menyusut.
Menurunnya permukaan air tanah di Jogja yang paling banyak di DIY tak mengganggu pasokan air bersih PDAM Tirtamarta milik Pemkot Jogja.
Sejumlah sumur di Sleman mulai mengalami kekeringan di musim kemarau kali ini.
Pemerintah Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari tidak mengajukan permintaan bantuan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan mengoptimalkan sumur bor.
Puluhan warga di RT01 di Padukuhan Ngipik, Tegalrejo terpaksa menggunakan air keruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena lokasinya di perbukitan.