Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD DIY Siapkan Dropping Air Bersih
Menghadapi puncak kemarau pada Juli 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY antisipasi kekeringan dengan mengoptimalkan dropping air bersih.
Menghadapi puncak kemarau pada Juli 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY antisipasi kekeringan dengan mengoptimalkan dropping air bersih.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat terdapat sembilan kapanewon yang mengalami hari tanpa hujan lebih dari sebulan
BPBD Sleman menyiapkan sejumlah skenario pencegahan dan reapon menghadapi potensi kekeringan di Sleman.
Permintaan dropping air di Kabupaten Kulonprogo terus bertambah. Beberapa hari yang lalu, BPBD menerima permintaan dropping air dari tiga keluarga.
BPBD Gunungkidul berharap kapanewon segera menyelesaikan pendataan terhadap potensi wilayah terdampak kekeringan. hingga sekarang baru 2 kapanewon melaporkan
Pemda Kabupaten Kulonprogo mengalokasikan Rp3 miliar untuk peningkatan akses air minum layak yang mencakup kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan
IPA Seropan di Kalurahan Gombang, Ponjong mulai dikerjakan. Total biaya pembangunan mencapai Rp37,7 miliar dan ditarget selesai pada 18 Desember 2023 mendatang
Dinas Sosial (Dinsso) DIY telah menyiapkan 231 tangki air bersih yang akan digunakan untuk dropping air ke sejumlah daerah di DIY yang mengalami kekeringan.
Menghadapi potensi kekeringan yang bakal melanda pada kemarau kali ini, masyarakat diminta bijaksana dalam menggunakan air.
BPBD Kulonprogo mengingatkan agar masyarakat lebih bijaksana dalam menggunakan air bersih selama musim kemarau panjang tahun ini.