Tipu Calon Ojol, 3 Pria Ditangkap
Sebanyak tiga orang ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY. Ketiganya ditangkap lantaran selama setahun terakhir, mereka sudah menipu sebanyak 41 calon pengemudi ojek online (ojol).
Sebanyak tiga orang ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY. Ketiganya ditangkap lantaran selama setahun terakhir, mereka sudah menipu sebanyak 41 calon pengemudi ojek online (ojol).
Presidium Nasional Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan aksi demonstrasi tersebut akan dihadiri ribuan pengemudi ojek dalam jaringan (daring) dari berbagai kota di Tanah Air.
Rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatasi jumlah driver online mendapat respons baik dari pengemudi ojek daring di Jogja. Kebijakan itu diharapkan tidak hanya untuk wilayah DKI Jakarta.
Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia menyatakan jumlah mitra pengemudi ojek online di Indonesia sampai kini tidak diketahui secara pasti baik oleh publik maupun pemerintah.
Setelah menjalankan aksi mogok makan selama lima hari sejak Selasa (22/10/2019) sampai dengan Sabtu (26/10/2019), peserta dari Front Independent Driver Online Indonesia dilarikan ke rumah sakit karena kritis. Kini, di depan Kantor Grab Yogyakarta tidak ada lagi yang menggelar mogok makan. Kantor pun sudah dibuka.
Pekerja tranpsotasi daring atau biasa disebut ojek online (ojol) dinilai rentan tercederai hak-hak mereka sebagai pekerja. Hal itu terungkap dalam diskusi bertajuk Pekerja Rentan dalam Industri Transportasi Online yang digelar di Magister Administrasi Publik, Fisipol UGM pada Selasa (29/10/2019).
Mogok makan yang dilakukan sejumlah mitra Grab sejak Selasa (22/10/2019) masih terus berlangsung hingga Jumat (25/10/2019). Aplikator bahkan mengancam akan melaporkan tindakan mereka ke polisi.
Peserta aksi mogok makan dari Front Independent Driver Online Indonesia di depan Kantor Grab Jogja masih bertahan. Sampai hari ketiga, sudah dua orang dilarikan ke rumah sakit.
Perusahaan layanan aplikasi transportasi online Grab Yogyakarta memberikan respons terkait beredar informasi rencana demonstrasi para pengemudi Grab pada Selasa (22/10/2019).
Puluhan pengemudi Grab yang tergabung dalam Front Independent Driver Online Indonesia menggelar unjuk rasa dan mogok makan di depan Kantor Grab Jogja, Ruko Casa Grande, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman. Ada tujuh hal yang mereka tuntut dari aplikator, salah satunya pembukaan fitur aplikasi bagi Grabcar reguler di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA).