Promosikan Wisata di DIY Utara, Ribuan Orang Berkebaya
Sekitar 1.500 perempuan berkebaya mengikuti acara bertajuk 1.000 Kebaya untukmu Indonesia, Minggu (25/8/2019).
Sekitar 1.500 perempuan berkebaya mengikuti acara bertajuk 1.000 Kebaya untukmu Indonesia, Minggu (25/8/2019).
Kementerian Pariwisata menargetkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Jawa Tengah dan Yogyakarta mencapai 2 juta orang pada 2020. Artinya, potensi devisa yang bisa diraih sekitar US$2 miliar atau Rp30 triliun.
DIY dan Jawa Tengah memiliki potensi pariwisata yang besar. Namun, akses masih menjadi kendala peningkatan wisata di Jawa Tengah dan DIY.
Sejumlah perusahaan rintisan di bidang pariwisata ingin meningkatkan skala bisnisnya dan memperluas daerah jangkauan. Salah satu cara yang dilakukan adalah mencari pendanaan dari investor.
Badan Otoritas Borobudur (BOB) berpartisipasi memperkenalkan keunikan Purworejo kepada masyarakat luas dalam Purworejo Fair 2019 yang di gelar saat car free day di Jakarta akhir Juli 2019. Kegiatan Purworejo Fair 2019 ini terdiri dari dua rangkaian acara yaitu Forum Pembangunan dan Investasi serta Eksibisi/Festival.
Potensi wisata yang sangat besar di kawasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) harus bisa dikelola dengan baik. Penambahan ragam atraksi pun mutlak perlu agar wisatawan memiliki banyak pilihan sehingga bisa menambah lama tinggal mereka.
Sejarah bisa menjadi daya tarik yang kuat terhadap wisatawan asing asalkan dikemas dengan menarik. Badan Otorita Borobudur (BOB) mendukung pengembangan sejarah menjadi destinasi wisata yang bagus.
Keseriusan Badan Otorita Borobudur (BOB) mendorong perkembangan dunia pariwisata semakin jelas. Salah satunya dengan mendorong terbentuknya integrated tourism masterplan.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menilai kurangnya acara pada malam hari menyebabkan lama menginap wisatawan di privinsi ini singkat meski tingkat okupansi tinggi.
Keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) diyakini mampu membawa masuk wisatawan dalam jumlah besar ke wilayah DIY dan sekitarnya. Badan Otorita Borobudur (BOB) melihat para pemangku kepentingan harus memiliki pemetaan akan di bawa ke mana para wisatawan tersebut.nn