Konsumsi Pertalite Sudah Tembus di Atas 50 Persen Hingga Mei 2022
BPH Migas menyebut konsumsi BBM jenis Pertalite telah mencapai lebih dari 50 persen dari kuota yang ditetapkan APBN per 31 Mei 2022.Â
BPH Migas menyebut konsumsi BBM jenis Pertalite telah mencapai lebih dari 50 persen dari kuota yang ditetapkan APBN per 31 Mei 2022.Â
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menegaskan mobil mewah dilarang menggunakan Pertalite.
Penentuan kriteria penerima jenis bahan bakar minyak jenis tertentu (JBKP) Pertalite dinilai akan sulit diterapkan di lapangan.
PT Pertamina (persero) akan menyiapkan infrastruktur untuk mendukung rencana pembatasan pembelian Pertalite.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi masih mengkaji kriteria yang diterapkan untuk membatasi pembelian Pertalite bagi kendaraan yang mewah.
Pertamina masih menunggu keputusan pemerintah terkait dengan rencana penerapan subsidi tertutup untuk BBM jenis pertalite, solar dan LPG 3 kilogram.
BPH Migas menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan petunjuk teknis pembelian BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar.
Penerbitan petunjuk teknis pembelian BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar saat ini masih menunggu persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
PT Pertamina Patra Niaga menyebut ketersediaan stok Pertalite dapat bertahan hingga 17 hari ke depan.
Jokowi mengatakan sebagian negara di dunia sudah menyesuaikan harga BBM mengikuti tren harga minyak di pasar dunia.