Kemenhub Minta Masyarakat Beri Dukungan Pemanfaatan GeNose
Kemenhub menilai GeNose masih membutuhkan pengembangan dan dukungan dari masyarakat sebagai alat deteksi Covid-19 buatan anak bangsa.
Kemenhub menilai GeNose masih membutuhkan pengembangan dan dukungan dari masyarakat sebagai alat deteksi Covid-19 buatan anak bangsa.
Sejumlah syarat diberlakukan agar hasil akurat saat penerapan layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Jogja mulai Jumat (5/2/2021).
Stasiun Kereta Api (KA) Yogyakarta akan menjadi satu dari dua stasiun yang dilengkapi dengan pemeriksaan menggunakan GeNose untuk pemenuhan syarat perjalanan bagi penumpang kereta api jarak jauh, selain layanan rapid test antigen yang sudah dilakukan di 46 stasiun.
Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja-Solo mulai dilakukan uji coba terbatas Rabu (20/1). Uji coba terbatas ini direncanakan akan berlangsung hingga Minggu (31/1), dan untuk masyarakat umum dapat mengikuti uji coba mulai Senin (1/2) – Minggu (7/2) dengan tarif Rp1. Selama pandemic setiap gerbong dibatasi hanya untuk 74 orang.
Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja-Solo secara resmi mulai diujicobakan untuk stakeholder dan kalangan tertentu mulai Rabu (20/1/2021) hingga Minggu (31/1/2021). Selanjutnya pada 1 Februari 2021 akan dibuka untuk umum dengan masa uji coba selama sepekan.
Kementerian Perhubungan mengungkap keberadaan Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja-Solo sangat dibutuhkan. Karena berdasarkan hasil studi kelayakan diperkirakan aka nada 6 juta penumpang selama 2021.
Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja-Solo melakukan operasional secara terbatas mulai Rabu (20/1/2021) – Minggu (31/1/2021). Sedangkan untuk masyarakat umum dapat mengikuti uji coba mulai Senin (1/2/2021) – Minggu (7/2/2021).
Pemerintah menetapkan tarif KRL Yogyakarta-Solo sebesar Rp8.000 sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2021/
KA Commuter menjadwalkan uji coba terbatas operasional KRL Jogja-Solo mulai Rabu (20/1/2021) hari ini hingga 31 Januari 2021 mendatang dengan instansi pemerintahan dan stakeholder terkait.
Perjalanan Kereta Api (KA) di llintas Daerah Operasional (Daop) 5 dan Daop 6 alami gangguan. Adanya gangguan di area Lintas Daop 5 menyebabkan perjalanan tersendat.