Bregada Jaga Malioboro Ikut Ramaikan Dasawarsa Keistimewaan DIY
Bredaga Jaga Malioboro yang difasilitasi Dinas Pariwisata DIY ikut meramaikan perayaan Dasawarsa Keistimewaan DIY.
Bredaga Jaga Malioboro yang difasilitasi Dinas Pariwisata DIY ikut meramaikan perayaan Dasawarsa Keistimewaan DIY.
Wakil Ketua Bidang Organisasi Paguyuban Lurah Gunungkidul Semar, Suhadi mendukung penuh visi misi gubernur berkaitan dengan reformasi kalurahan untuk kemandiria
Peringatan 10 tahun atau satu dasawarsa hadirnya Undang-undang Keistimewaan (UUK) DIY diharapkan jadi momentum refleksi dan mawas diri untuk mengevaluasi kinerj
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyampaikan visi misi untuk DIY 2022-2027 mendatang. Visi misi baru itu disampaikan di sidang paripurna DPRD DIY yang berlangsung,
Dasawarsa Keistimewaan atau peringatan 10 tahun keistimewaan DIY akan digelar pada Agustus 2022 ini.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan DIY memugar sejumlah ikon yang berada di kawasan Sumbu Filosofi Jogja yang membentang dari Panggung Krapyak sampai Tugu Pal Putih. Pemugaran tersebut merupakan kegiatan rutin untuk melestarikan atribut yang ada di kawasan itu.
Reformasi birokrasi menjadi satu dari banyak poin unggulan yang ditargetkan Paniradya Kaistimewan agar bisa tercapai. Hal ini menjadi bagian dari peta jalan grand design keistimewaan yang ditetapkan sampai 2042 mendatang.
Penataan kawasan Sumbu Filosofi Jogja khususnya Malioboro terus dikerjakan. Setelah relokasi pedagang kaki lima (PKL) ke Teras Malioboro (TM) 1 dan TM 2, Pemko Jogja dan Pemda DIY, khususnya Paniradya Kaistimewan masih berupaya mengembalikan kondisi Malioboro seperti dulu.
Pembangunan balai budaya menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) DIY diharapkan memberikan manfaatkan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah menetapkan 11 peta jalan Grand Desain Keistimewaan untuk tahun 2042. Dokumen tersebut akak menjadi garis besar acuan dalam menetapkan berbagai kebijakan turunan di bidang keistimewaan dan diharapkan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.