Masih Ada Celah Kekurangan pada PPDB Online di Gunungkidul
Hari terakhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online, jaringan internet dinilai lancar. Meski begitu sejumlah orang tua sempat mengeluhkan titik kordinat rumah yang tidak sesuai.
Hari terakhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online, jaringan internet dinilai lancar. Meski begitu sejumlah orang tua sempat mengeluhkan titik kordinat rumah yang tidak sesuai.
Surat keterangan tidak mampu (SKTM) tengah laris manis dicari warga yang ingin mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri.
Sejumlah peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri di Kulonprogo, memilih mencabut surat rekomendasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang sebelumnya digunakan untuk melengkapi berkas pendaftaran melalui jalur zonasi. Mereka diketahui pindah jenis pendaftaran, yaitu melalui sistem zonasi.
Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan sitem zonasi tidak perlu dikhawatirkan.
Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati meninjau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara online di SMP N 3 Wates dan SMP N 1 Panjatan, Kamis (5/72018) pagi. Dalam kunjungan tersebut masih ditemukan sejumlah persoalan dalam sistem penerimaan siswa baru.
Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP/MTS secara online di Gunungkidul mengalami gangguan pada jaringan internet, sehingga menghambat pendaftaran.
Persoalan kartu keluarga (KK) orang tua masih menjadi persoalan dalam proses pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk sekolah menengah pertama (SMP) di Bantul, terutama jalur zonasi.
Praktik jual beli kursi dalam penerimaan siswa baru merupakan hal yang terlarang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menegaskan tidak ada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur mandiri.
Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dimulai pendaftaran pada Senin (2/6/2018) di semua jenjang, mulai dari TK sampai SMP di Kabupaten Sleman
Proses verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP di Kabupaten Sleman sudah dimulai