Calon Siswa Sebaiknya Siap-Siap, Verifikasi PPDB SMP Mulai Dilakukan
Proses verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP di Kabupaten Sleman sudah dimulai
Proses verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP di Kabupaten Sleman sudah dimulai
Sejumlah wali calon siswa peserta Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 memilih mendaftarkan anak-anak mereka secara offline atau mendatangi sekolah pilihan
Kepala Balai Pendidikan Menengah Bantul Suhirman mengklaim hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018-2019 tingkat SMA dan sederajat berjalan dengan lancar. Hanya, belum semua siswa langsung mendaftar karena kuota yang tersedia baru terisi sepertiga.
Petugas maupun orang tua siswa masih menemukan banyak kendala dalam melakukan pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK di DIY secara online, sejak dibuka pada Selasa (3/7/2018) pagi.
Adanya jalur khusus bagi warga miskin dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2018 melalui rekomendasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tidak membuat pemegang surat tersebut langsung masuk ke sekolah yang dituju. Pemegang kartu tetap wajib mengikuti seleksi zonasi dan nilai akhir.
Antuasisme orang tua dan calon siswa Sekolah Dasar (SD) pada hari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) cukup tinggi. Bahkan jumlah pendaftar di sejumlah sekolah telah melebihi kuota.
Jumlah lulusan siswa sekolah dasar (SD) di Gunungkidul tahun ini lebih sedikit dibanding kuota penerimaan sekolah tingkat menengah pertama (SMP) dalam PPDB 2018. Sejumlah sekolah mengaku ketar ketir kuota siswa tidak terpenuhi.
Pemohon penggunaan jalur Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) melonjak drastis mencapai 7.745 calon siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018. Jumlah itu mengalami peningkatan lebih dari 100% dibandingkan PPDB 2017.
Dinas Pendidikan Kota Jogja memastikan calon siswa yang baru dimasukkan di Kartu Keluarga (KK) kurang dari enam bulan sebelum pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 dipastikan tidak bisa mengikuti jalur zonasi dalam kota PPDB SMP Kota Jogja. Calon siswa jenis itu secara otomatis tidak terdeteksi saat mendaftar di PPDB Online jalur zonasi, sehingga diarahkan untuk menggunakan jalur prestasi sebagai warga di luar kota Jogja.
Puluhan orang tua siswa dari beberapa daerah di DIY mendatangi Disdikpora DIY untuk meminta solusi terkait tidak terdeteksinya Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK 2018