TPST Tamanmartani Dilengkapi Fasilitas Pengolahan Kompos & Conblock Plastik
Tamanmartani diproyeksikan mampu mengolah 80 ton sampah per hari.
Tamanmartani diproyeksikan mampu mengolah 80 ton sampah per hari.
Pengurangan volume sampah harian yang masuk TPST Piyungan oleh Pemda DIY sebanyak 600 ton perhari ditanggapi DLH Jogja dengan menekan volume sampahnya.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) bersama sejumlah stakeholder terkait di DIY melakukan bersih-bersih sampah dan penanaman mangrove
Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan di Bantul bakal menggunakan teknologi baru pengolahan sampah pada 2027.
Penanganan produksi sampah Jogja sudah memenuhi target pada April lalu dengan hanya 225 ton perhari. Sayangnya produksi sampah malah naik lagi pada Mei kemarin.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mewajibkan semua ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul, kapanewon, hingga kalurahan untuk membawa tumbler
Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani pada tahap awal akan memfokuskan perataan lahan, pembangunan pagar dan akses jalan.
DLH Kota Jogja mencatat terdapat tiga armada sampah swasta di wilayahnya yang belum memiliki izin.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY mendorong tiap kalurahan dapat mengolah sampahnya secara mandiri melalui TPS3R.
Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani mulai bergulir. TPST ini akan jadi salah satu dari dua tambahan TPST yang direncanakan dibangun