Begini Cara Olifant Mendidik Anak agar Bijak Memanfaatkan Teknologi
Selain sangat menyadari kebutuhan bertahan hidup generasi digital native, Olifant School juga memahami kebutuhan untuk membekali mereka dengan kecakapan hidup.
Selain sangat menyadari kebutuhan bertahan hidup generasi digital native, Olifant School juga memahami kebutuhan untuk membekali mereka dengan kecakapan hidup.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan semua sekolah di zona hijau dan kuning yang akan dibuka kembali harus meminta izin orang tua untuk memulai pembelajaran tatap muka.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengizinkan belajar tatap muka di sekolah yang berada di zona hijau dan zona kuning Covid-19.
Presiden Jokowi meminta sekolah mulai dibuka. Seluruh sekolah di daerah zona kuning Covid-19 bisa kembali memulai kegiatan pembelajaran tatap muka.
Gugus Tugas maupun dinas pendidikan masing-masing memiliki peranan strategis untuk menentukan kebijakan pertemuan tatap muka di sekolah.
Belasan anak yang didominasi usia sekolah dasar melakukan kegiatan belajar online secara bersama dengan memanfaatkan wifi Layanan Internet Masyarakat (Limas) di sebuah gang sempit Kampung Bintaran Kidul RT08/RW03 Wirogunan, Mergangsan Kota Jogna Rabu (28/7/2020). Pemanfaatan wifi secara berjamaah itu dilakukan karena dinilai murah dan aksesnya cepat untuk menjalani belajar online selama pandemi corona.
Sejumlah kendala saat pembelajaran daring tak hanya dialami oleh siswa sekolah, melainkan juga tenaga kependidikan. Keterbatasan kemampuan menggunakan teknologi membuat guru mengharapkan pelatihan pembelajaran daring diperbanyak.
Selain siswa, pembelajaran dengan sistem online juga dikeluhkan wali murid. Selain itu guru juga banyak menemukan kendala pembelajaran ini.
Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021, para siswa di Kabupaten Kulonprogo, baik tingkat SD maupun SMA sederajat masih melaksanakan proses belajar di rumah dengan sistem online. Bagi siswa baru, sistem ini menyebabkan mereka tidak mengenal sepenuhnya lingkungan sekolah. Selain itu juga menyulitkan proses pembelajaran siswa yang tinggal di daerah yang belum terjangkau sinyal seluler, salah satunya Banu, siswa baru di SMA N 1 Wates, Kulonprogo.
Dinas Pendidikan Kota Jogja menyiapkan 1.700 wastafel untuk menyambut rencana pembelajaran secara tatap muka di sekolah. Ribuan wastafel itu akan dipasang di jenjang pendidikan SD hingga SMP di Kota Jogja.