Olifant Latih Kemandirian Siswa dengan Camping
Guna memberikan kegiatan positif bagi peserta didik, Olifant School mengadakan program spesial, Camping. Acara ini dirancang sesuai spesifikasi level challenge siswa kelas III SD.
Guna memberikan kegiatan positif bagi peserta didik, Olifant School mengadakan program spesial, Camping. Acara ini dirancang sesuai spesifikasi level challenge siswa kelas III SD.
Sebanyak 66 sekolah berwawasan lingkungan diproyeksikan bisa meraih predikat sebagai Sekolah Adiwiyata tahun ini.
Sejumlah kepala sekolah (kepsek) dan pengawas sekolah di DIY sepakat dengan rencana Kemendikbud yang menjadikan jabatan kepala sekolah dan pengawas sekolah merupakan pola karier. Mereka menilai pengawas sekolah harus pernah menjadi kepala sekolah.
Olifant School membuat kegiatan I’m A Little Athlete sebagai program khusus yang diadakan untuk Baby Class di Olifant Preschool.
Olifant kembali mengadakan Community Service yang bertema 10.000 Hearts From Olifant. Kegiatan ini melibatkan Management Olifant Sosial Enterprise (OSE). Lewat acara ini, dana yang terkumpul akan disumbangkan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).
Ketika anak semakin besar, ia mulai menangkap berbagai hal di sekeliling dan berinteraksi dengan lingkungan. Rasa ingin tahu muncul ketika ia melihat benda-benda yang menarik baginya, baik dari bentuknya, warna, bunyi dan gerak. Ketertarikan pada benda mendorong anak untuk mengeksplorasinya, apalagi jika ada significant person bermain bersamanya.
Sebanyak 27 sekolah dasar (SD) di Gunungkidul bakal digabung oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul pada tahun ini. Puluhan kelas tersebut kekurangan murid.
Teh Pucuk Harum sebagai brand RTD Tea favorit anak muda di Indonesia kembali menggelar Pucuk Cool Jam 2019. Dari seleksi digital audition, enam band dan ekstrakurikuler dinyatakan lolos dan mewakili daerah masing-masing di tingkat final.
Olifant Preschool mengapresiasi setiap anak dengan kelebihan dan keterampilan masing-masing. Upaya ini diberikan untuk memotivasi siswa agar dapat mengasah kemampuan dan keterampilannya.
Kasus kekerasan di lingkungan sekolah yang melibatkan guru, murid bahkan kepala sekolah ibarat bola salju. Makin menggelinding kian besar. Ada yang salah dengan hubungan guru dan murid serta sistem pendidikan yang menaungi mereka.