Proyek Tol Segera Dimulai, Ini yang Bikin Warga Waswas
Proyek tol Jogja membuat sejumlah warga terdampak cemas.
Proyek tol Jogja membuat sejumlah warga terdampak cemas.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X memastikan perubahan desain tol Jogja-Solo yang sebelumnya diusulkan DIY ke Pemerintah Pusat di kawasan simpang empat Monjali belum diterima Pemda DIY.
Proses sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol kepada warga terdampak terus dilakukan. Hanya saja, sampai saat ini PDAM Sleman mengaku belum mendapatkan informasi terkait titik lokasi pembangunan jalan tol.
Tol Jogja-Solo akan melintasi kawasan fly Over Jombor di Sleman. Pemerintah menyebut, kemungkinan bakal ada pelebaran lahan di kawasan tersebut.
Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo memastikan keberadaan fly over Jombor tidak akan tergusur keberadaan tol yang akan melintas di kawasan tersebut. Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan belum menerima surat terkait dengan perubahan desain tol untuk kawasan Monjali.
Pengadaan tanah proyek tol Jogja untuk masyarakat wilayah perkotaan dinilai lebih sulit dibanding perdesaan.
Ratusan warga Purwomartani, Kalasan, akan mengikuti sosialisasi pembangunan jalan tol DIY pada Senin (13/1/2020) pekan depan.
Pascalibur Natal dan akhir tahun, kelanjutan sosialisasi proyek tol Jogja akan dilakukan pekan depan. Ratusan warga Purwomartani, Kalasan, akan mengikuti sosialisasi pembangunan jalan tol pada Senin (13/1/2020).
Perubahan desain Tol Jogja-Solo di Simpang Empat Monjali dari melayang (elevated) menjadi at grade atau seperti jalan darat akan menghilangkan perempatan di kawasan tersebut. Jalur dari arah utara dan selatan Jalan Monjali akan memutar, persimpangan ini menjadi tanpa lampu bangjo.
Wacana pembuatan terowongan (underpass) di Simpang Empat Monjali, Ring Road Utara, mengemuka menyusul perubahan desain tol Jogja-Solo yang semula melayang (elevated) menjadi melewati jalan lingkar yang ada sekarang (at grade).