Tanah Hanya Setengah Terkena Proyek Tol Jogja, Warga: Lha Mbok Sisan Kabeh Dibeli
Proyek tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen memuat dilema sebagian warga terdampak pembangunan.
Proyek tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen memuat dilema sebagian warga terdampak pembangunan.
Proyek tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen mulai menuai kekecewaan dari warga terdampak.
Proyek tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen berdampak pada lebih dari 3.000 warga.
Pemda DIY akan mengkomunikaskan berbagai tuntutan warga terdampak pembangunan tol Jogja-Solo yang saat ini masih dalam proses sosialisasi. Pemerintah menjamin masyarakat tidak dirugikan dalam proses pembangunan ini.
Keberadaan broker tanah yang beraksi di setiap proyek infrastruktur sudah menjadi rahasia umum. Pemda DIY meminta kepada para broker tanah yang beraksi di area terdampak pembangunan tol Jogja-Solo lebih menggunakan hati dan tidak mempengaruhi warga.
Pemerintah akan memberikan uang ganti rugi lahan warga yang terdampak pembangunan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen. Seperti diberitakan sebelumnya, uang ganti rugi itu mencapai hingga Rp4 triliun.
Warga terdampak secara tak langsung pembangunan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen juga menjadi perhatian pemerintah.
Warga Bokoharjo, Prambanan sudah memiliki patokan harga untuk ganti rugi lahan terdampak proyek tol Jogja-Solo (Joglo).
Lahan yang terkena proyek tol Jogja-Solo sudah tidak dapat dijual. Pemerintah desa tidak akan melayani transaksi pertanahan setelah pemerintah menyampaikan sosialisasi pembangunan jalan tol.
Sosialisasi pembangunan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen dimulai Rabu (4/12/2019).