Ribuan Paket Beras SPHP Disalurkan ke Masyarakat
Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat ini mulai disalurkan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah
Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat ini mulai disalurkan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah
Penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menurut Perum Bulog telah mencapai 22 persen.
Stok beras di gudang Bulog yang menjadi sisa impor masih cukup banyak. Beras itu menurut Bulog dibersihkan rutin sesuai standar yang berlaku.
Pemerintah melalui Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman memastikan Indonesia tidak bakal impor beras hingga akhir tahun 2025.
Indonesia dipastikan tidak bakal impor beras hingga akhir tahun 2025. Hal ini diutarakan Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman.
Mentan mengatakan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog, terus mengaktifkan program beras SPHP di seluruh wilayah Indonesia.
Pagu indikatif Bapanas pada tahun depan hanya sebesar Rp233,29 miliar. Jumlah tersebut belum memuat rencana terperinci mengenai alokasi bantuan pangan beras.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pemerintah mempercepat penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)
Pemerintah bersama pemangku kepentingan segera memasifkan penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di ritel modern.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan sepanjang 2025 Indonesia tidak impor beras, membuktikan kerja keras petani dalam negeri menjaga kedaulatan pang