Gunung Anak Krakatau Keluarkan Dentuman dan Sinar Api
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, menunjukkan aktivitas kegempaan tremor dan mengeluarkan dentuman dengan getaran lemah serta teramati sinar api.
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, menunjukkan aktivitas kegempaan tremor dan mengeluarkan dentuman dengan getaran lemah serta teramati sinar api.
Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu yang terjadi selama beberapa hari terakhir terus meluas. Kebakaran yang terjadi telah merambat hingga mendekati kawasan wisata Kebun Teh Jamus di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Upaya pemadaman kebakaran lahan-hutan di kawasan Gunung Sindoro, di Kabupaten Wonosobo dan Temanggung, Jawa Tengah, masih berlangsung hingga Minggu (9/9/2018) siang.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, upaya pemadaman masih terus dilakukan terhadap kawasan Gunung Sindoro di Kabupaten Wonosobo dan Temanggung, Jawa Tengah, hingga Minggu (9/9/2018).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jalur pendakian Gunung Sindoro di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, ditutup karena kebakaran hutan dan lahan.
Para nelayan dan wisatawan dilarang mendekat dalam radius dua kilometer dari gunung api Anak Krakatau karena bersatus waspada atu level dua.
Sebanyak tiga pendaki yang terjebak di sekitar Danau Segara Anak, Taman Nasional Gunung Rinjani berhasil dievakuasi. Pendaki itu terjebak pascagempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya pada Minggu (29/7/2018) pagi.
Sekitar 500 pendaki dari mancanegara maupun nusantara masih terjebak di Danau Segara Anak, Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat akibat gempa 6,4 Skala Richter yang mengguncang wilayah itu pada Minggu (29/7/2018) pagi.
Evakuasi terhadap seluruh pendaki yang terjebak di Taman Nasional Gunung Rinjani saat gempa melanda kawasan itu pada Minggu (29/7/2018) menjadi prioritas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut sejumlah pendaki masih ada yang terjebak di dua titik pascagempa 6,4 skala richter (SR) yang mengguncang Lombok pada Minggu (29/7/2018). Adapun dua titik itu yakni jalur pendakian Sembalun dan Batu Ceper di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).